Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Lelap Tidur, Rumah Terbakar



Reporter:    /  @ 02:42:23  /  29 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Hanya berselang kurang dari satu pekan, kebakaran kembali terjadi di Kudus. Kali ini, api melalap rumah Zaenuri (52), warga Dukuh Karangsambung, RT 05/RW 04, Desa Bae, Kecamatan Bae Kudus, pada Selasa (28/10) dinihari, sekitar pukul 01.00 WIB.

Api membakar empat kamar tidur, ruang tengah, dapur, dan gudang yang porak poranda. Termasuk lebih tujuh puluh persen bangunan atap ludes terbakar. Hanya sebagian ruang tamu dan bangunan depan lolos dari amukan api. 

Beruntung tidak ada korban jiwa, meski saat kejadian tujuh penghuni rumah sedang tertidur lelap. Mereka adalah pasangan Zaenuri dan istrinya Yanti, dua anak, cucu, serta seorang ibu dan nenek. Mereka berhasil menyelamatkan diri sebelum api menyambar kamar tidur dan membakar rumah.

Api kali pertama diketahui datang dari ruang belakang. Saat itu pemilik rumah hendak pergi ke kamar kecil. ”Biasanya hingga larut malam saya belum

tidur. Tetapi entah kenapa kali ini saya tidur lebih awal. Pas saya bangun, api sudah mulai membesar,” ujar Zaenuri, yang sehari-hari bekerja di Bagian Perawatan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kudus.

Sedangkan paman korban, yaitu Kharis (61), yang rumahnya tak jauh dari tempat kejadian, mengaku masih bersyukur karena anggota keluarganya terhindar dari musibah. Meski sebagian besar harta benda tak bisa diselamatkan. Hanya kendaraan bermotor dan sebagian kecil isi rumah yang lepas dari jangkauan api. Perkiraan awal kejadian sekitar pukul 23.30 WIB.

Peristiwa yang terjadi tengah malam itu, langsung diumumkan melalui masjid terdekat. Sehingga warga atau tetangga lainnya, berupaya membantu untuk memadamkan api. Dalam kondisi panik, warga kemudian menyiramkan air dengan wadah seadanya. 

Tiga unit mobil pemadam kebakaran dari PT Djarum, Pura Group, dan milik Pemkab Kudua, datang ketika kobaran api sudah meluas. Beruntung, di kanan kiri rumah terbakar, terdapat batas ruang terbuka dengan tetangga terdekat. Sehingga api tidak merambat dan dengan mudah dapat dilokalisir. Api berhasil dikendalikan setelah satu jam kemudian. Belum diketahui penyebab pasti terjadinya kebakaran, namun diduga akibat hubungan arus pendek listrik.

Kapolsek Bae AKP Dwi Jati Usodo turun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP). Menurutnya, dugaan memang mengarah konsleting listrik. Apalagi setelah ditemukan sejumlah tabung gas di dapur dalam kondisi utuh. ”Kerugian sementara kami taksir lebih dari Rp 50 juta,” ungkapnya. (Faisol Hadi / Merie)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →