Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Diduga Potong Bansos, Kadisporabudpar Grobogan Ditahan



Reporter:    /  @ 02:26:29  /  29 Oktober 2014

    Print       Email

Kepala Disporabudpar Grobogan Heryi Rusdjijanto keluar dari Kejaksaan Negeri Purwodadi. Heryi ditetapkan menjadi tahanan Kejari Purwodadi, Selasa (28/10) sekitar pukul 16.00, terkait dugaan pemotongan Bansos Jateng 2011.

GROBOGAN – Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Grobogan Heryi Rusdjijanto ditetapkan menjadi tahanan Kejari Purwodadi, Selasa (28/10) sekitar pukul 16.00. Setelah diperiksa selama lima jam sebagai saksi atas tersangka Khomsatun terkait kasus pemotogan bantuan sosial (bansos) Provisnsi Jateng 2011, Heryi dititipkan oleh jaksa ke Rutan Purwodadi.  

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Purwodadi Askari mengatakan, penahanan dilakukan untuk mencegah tersangka melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti, serta mengulangi perbuatan pidana. Masa penahanan pertama ini berdurasi 20 hari dan bisa diperpanjang pada penahanan kedua 40 hari.

”Alat bukti sudah cukup untuk menetapkannya sebagai tersangka. Selain itu hingga kini kami terus menelusuri keterlibatan Heryi. Termasuk aliran uang yang masuk ke dia,” katanya.

Usai menjalani pemeriksaan, Heryi berjalan terburu-buru masuk mobil dinas Kejari yang mengantarnya menuju Rutan. Sehingga para wartawan tidak dapat meminta tanggapan tersangka yang  telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi sebanyak empat kali tersebut. 

Dengan demikian, saat ini Kejari telah menetapkan tiga tersangka dalam perkara Bansos Provinsi 2011 ini. Yakni Heryi, Khomsatun, dan Hutomo yang merupakan mantan suami Khomsatun. Namun hingga  saat ini Hutomo menghilang setelah ditetapkan sebagai tersangka. Jika berkas sudah dilimpahkan di Pengadilan Tipikor tanpa Hutomo, maka akan disidangkan dengan status in absentia

Sementara tersangka Khomsatun lebih dulu ditahan di Rutan yang sama pada pertengahan September lalu. Status Heryi sebagai saksi sudah ditingkatkan menjadi tersangka per Jumat (24/10) lalu. Namun jaksa belum bersedia membeberkan keterlibatan Heryi dalam perkara dugaan pemotongan dana bansos.

Kejaksaan juga telah memanggil mantan Kepala Dispendukcapil Rochadi dan Kasubag Umum Dinperindagtamben Suharto serta ratusan pengurus yayasan penerima bantuan. Kasus yang merugikan negara sekitar Rp 300 juta, penyidik baru menemukan pemotongan dana Bansos sekitar Rp 100 juta. (Sumarni)

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →