Loading...
You are here:  Home  >  Politik & Pemerintahan  >  Artikel ini

Manfaatkan Taman dengan Kegiatan Sosial



Reporter:    /  @ 02:14:02  /  29 Oktober 2014

    Print       Email

Kudeta merupakan singkatan dari ”Kumpul dengan Teman di Taman”, sebuah kegiatan positif yang digagas oleh para pemuda Kudus. Lewat kegiatan Kudeta, para pemuda Kudus yang peduli akan lingkungan dan sosial itu, memanfaatkan taman dengan kegiatan-kegiatan yang positif.

Dimas Bagus Permadi (29) sebagai koordinator Kudeta mengatakan, sebelumnya para penggagas Kudeta adalah para relawan dan pendamping kegiatan di Pondok Baca Kudus. Pondok Baca sendiri sudah cukup lama, menjadi salah satu wadah kegiatan-kegiatan positif bagi anak-anak usia TK, SD, dan SMP. 

”Di Pondok Baca kami memberikan materi-materi pembelajaran yang menambah wawasan dan edukasi untuk anak-anak. Misalnya kegiatan membuat kerajinan keramik, teknik menggambar dan lainnya. Sebagai kegiatan belajar sambil bermain, memanfaatkan waktu luang mereka,” jelasnya.

Dimas mengutarakan, kegiatan yang hanya dilakukan di Pondok Baca sepekan sekali itu, atau yang mereka beri nama Kumpul Ahad (Kuah), dirasa kurang adil. Karena masih banyak anak-anak di luar sana, yang juga membutuhkan kegiatan serupa. Bukan hanya usia anak-anak saja, melainkan para remaja dan pemuda juga membutuhkan kegiatan yang bernilai positif.

”Karena kegiatan antar komunitas, sebelumnya hanya diadakan di Pondok Baca saja. Dan yang menerima hanya anak-anak itu saja. Jadi berpikir untuk go public, agar manfaat dari kumpul komunitas dan gerakan sosial ini dapat dirasakan secara lebih luas lagi,” ungkapnya.

Dimas yang berprofesi sebagai pekerja lepas bidang kreatif itu menuturkan, berawal dari ide relawan penggiat Pondok Baca yaitu Irda Afdilla, kemudian ia dan teman-teman yang lain menanggapi dan menindak lanjuti ide tersebut. Akhirnya tercetuslah even Kudeta yang kali pertama diselenggarakan pada Juli 2014 lalu di Taman Gondang Manis, kecamatan Bae.

Dari beberapa rekan, Dimas pun mulai mengutarakan kegiatan-kegiatan apa saja yang akan diusung dalam even Kudeta. Dengan merangkul sejumlah komunitas dan masyarakat umum, yang mau menjadi relawan untuk memberikan sumbangsih kepeduliannya akan pemanfaatan taman.

”Melihat beberapa taman yang ada di Kudus, selama ini kalau tidak dibiarkan saja ya jadi tempat mesum dan mabuk. Sangat disayangkan, padahal masyarakat bisa lebih mengoptimalkan sarana publik itu dengan cara yang lebih bermanfaat,” ujarnya.

Suami dari Nita Andriyani Budiman ini menambahkan, dengan digalakannya Kudeta sehingga taman kota ini benar-benar bisa berfungsi secara maksimal. Bukan hanya fungsi lingkungannya saja, tetapi fungsi sosialnya juga dapat berfungsi secara maksimal. (Titis Ayu )

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →