Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Saatnya Pelatih Lokal Beraksi



Reporter:    /  @ 01:57:44  /  29 Oktober 2014

    Print       Email

JEPARA – Bukan hanya pemain lokal yang digelorakan untuk mengisi skuad Persijap di kompetisi Divisi Utama musim depan. Di posisi pelatih, manajemen juga diminta memberi kepercayaan kepada figur-figur pribumi Jepara untuk beraksi.

Selama ini, jabatan pelatih Persijap selalu diisi oleh orang-orang luar kota atau bahkan luar negeri. Regulasi mengenai lisensi kepelatihan menjadi pengganjal pelatih Jepara memegang tampuk tertinggi di skuad Laskar Kalinyamat. Dua pelatih asal Jepara, yakni Anjar Jambore Widodo dan Bagong Harmadi ”hanya” bisa menjadi asisten pelatih di Persijap.  

Namun, di kompetisi Divisi Utama mendatang, tentu kans bagi Anjar Jambore Widodo untuk menjadi pelatih kepala di Persijap terbuka lebar. Lantaran, secara regulasi, linsensi kepelatihan yang dimiliki Anjar sudah memenuhi syarat, yakni lisensi A.

Pemerhati sepak bola Jepara Lilik Feriyanto mengatakan, tidak ada salahnya jika musim depan Persijap memakai pelatih lokal. ”Kalau bisa, untuk musim depan di Divisi Utama memaksimalkan potensi daerah. Termasuk pelatih, apalagi Jepara juga memiliki pelatih tak kalah bagusnya,” kata Lilik kepada Koran Muria, Selasa (28/10).

Menurut Lilik, Anjar memiliki kapasitas untuk mendapat mandat tersebut. Sepak terjangnya di pentas sepak bola tidak diragukan lagi. Selama menjadi asisten pelatih, dia telah menimba ilmu dari pelatih-pelatih senior, yakni Suimin Diharja, Sartono Anwar,  Rudy Keltjes, Agus Yuwono, maupun Divaldo Alves.

Ketika dipercaya memegang pemain-pemain muda Jepara, Anjar sukses mempersembahkan medali emas di Poprov 2009. Saat ditunjuk menangangi Persijap U-21, timnya juga berhasil menahan imbang tim Indonesia U-19 di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, beberapa waktu lalu.

“Anjar memiliki kualitas yang bagus, apalagi dia sudah tidak asing lagi di telinga pencinta sepak bola Jepara. Ketika melawan Indonesia U-19, Anjar mampu menunjukkan kelasnya sebagai seorang pelatih profesional,” pungkasnya. (Wahyu KZ / Sundoyo Hardi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →