Loading...
You are here:  Home  >  Pendidikan  >  Artikel ini

DPRD Rembang Minta Dindik Razia Ponsel Siswa



Reporter:    /  @ 01:36:07  /  29 Oktober 2014

    Print       Email

REMBANG – DPRD Rembang mendesak Dinas Pendidikan (Dindik) agar melakukan razia ponsel serta memperketat pengawasan terhadap penggunaan telepon seluler milik siswa. Rekomendasi ini terkait maraknya kasus kekerasan dan asusila terhadap anak di sejumlah daerah, termasuk Rembang. Melaui langkah tersebut, diharapkan dapat menekan kasus asusila terhadap anak sebagai korban atau sebagai pelaku.

”Kami meminta kepada dinas agar melakukan tindakan yang riil melalui sekolah. Razia ponsel siswa perlu digencaran. Jika memang perlu dilarang saja, khususnya bagi siswa SMP,” ujar Ketua Komisi D Henry Purwoko saat menggelar pertemuan dengan Dindik, Selasa (28/10). 

Menurutnya, konten di ponsel siswa sangat perlu dipastikan bebas dari gambar atau video berbau porno. Jika guru atau pihak sekolah menemui terlalu banyak gambar atau video porno di ponsel siswa, murid yang bersangkutan bisa ditangani oleh psikolog.

Ia mengatakan, untuk menekan tingkat kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, terutama di kalangan pelajar, pihaknya meminta kepada pihak sekolah untuk menyusun jadwal pertemuan rutin dengan pihak orang tua siswa untuk koordinasi tentang perkembangan siswa di sekolah dan di rumah.

”Sehingga sekolah maupun orang tua bisa mengetahui kondisi terkini anak. Hasil pertemuan antar-kedua pihak ini kami harapkan bisa jadi alat kontrol paling awal terhadap anak,” kata Politisi dari PPP itu.

Menanggapi pernyataan Komisi D DPRD Rembang, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dindik Rembang Noor Effendi menyatakan, pihaknya akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan UPT Dinas Pendidikan dan sekolah. Sebab kebijakan tersebut membutuhkan kesepahaman agar sebuah kebijakan diterapkan bisa berjalan efektif. (Ahmad Feri/Sumarni)

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →