Loading...
You are here:  Home  >  Seni & Budaya  >  Artikel ini

BPJS Kesehatan di Kabupaten Blora Minim Peminat



Reporter:    /  @ 01:31:52  /  29 Oktober 2014

    Print       Email

BLORA – Layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Kabupaten Blora, hingga saat ini minim peminat. Sebab, lembaga itu dinilai kurang maksimal di dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat soal jaminan kesehatan tersebut.

Anggota Komisi D DPRD setempat, Santoso Budi Susetyo mengatakan, sudah seharusnya jika BPJS Kesehatan Blora melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada warga sekitar. Sehingga, semakin banyak warga di Kota Sate itu yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Sebab, per 2015 mendatang, semua warga harus terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

”Kami minta, BPJS Kesehatan Blora gencar melakukan sosialisasi terhap masyarakat. Karena, selama ini pelayanan BPJS Kesehatan dinilai kurang maksimal dalam memberikan pemahaman. Sehingga, banyak warga yang belum paham mengenai pemanfaatan kartu BPJS,” kata Susanto, kemarin.

Menurutnya, menjadi peserta BPJS Kesehatan sangat besar manfaatnya, terutama bagi warga kurang mampu. Selain itu, semua rumah sakit yang ada di Blora sudah menyediakan layanan BPJS. ”Jadi, tidak ada alasan bagi warga tidak ikut BPJS,” imbuh Susanto.

Dia menyatakan, pihak BPJS Kesehatan Blora diharapkan turun hingga ke pelosok desa untuk mengajak warga menjadi peserta BPJS. Sehingga, semakin banyak warga Blora yang terdaftar sebagai peserta BPJS.

Sementara itu, salah satu warga Cepu, Rudi menyebutkan, ia merasa bingung ketika akan menggunakan kartu BPJS Kesehatan. Ia beranggapan, jika kartu tersebut hanya bisa digunakan di wilayah kartu tersebut dicetak.

”Misalnya saya akan berobat ke Semarang, apakah kartu itu tetap bisa dipakai? Kalau ternyata tidak bisa, percuma saya jadi peserta BPJS,” keluhnya.

Diketahui, Bupati Djoko Nugroho meminta kepada pihak BPJS Kesehatan untuk mengevaluasi pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS. Menurutnya, semua warga Blora harus terdaftar dalam layanan kesehatan bersifat nasional itu. Sehingga, pasien mendapatkan perawatan yang sama dan dibeda-bedakan. 

”Seluruh layanan kesehatan di Blora, bisa melayani pasien JKN BPJS Kesehatan. Saya minta lurah dan kepala desa, untuk berperan aktif mengajak warganya mendaftar BPJS Kesehatan,” terang Djoko. (Aries Budi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →