Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Tak Berharap pada Persijap



Reporter:    /  @ 02:09:43  /  28 Oktober 2014

    Print       Email

Ahmad Buchori merupakan salah satu pemain berbakat hasil binaan PSSI Jepara. Meski demikian, PSSI Jepara mempersilakan setiap pemain untuk menentukan masa depannya. (KOMA / Wahyu KZ)

JEPARA – PSSI Jepara tidak terlalu berharap pemain muda binaannya direkrut Persijap. Sebab, pembinaan usia dini di PSSI Jepara ternyata bukan semata-mata untuk regenerasi Persijap. 

Ketua kompetisi PSSI U-20 Jepara menjelaskan, Persijap adalah klub profesional yang dikelola pihak swasta atau pihak tertentu saja. Sedangkan PSSI Jepara adalah lembaga sepakbola Jepara formal yang menaungi seluruh pemain sepak bola di Jepara.

Sehingga, tidak dapat dikerucutkan pada satu tujuan yakni untuk regenerasi Persijap semata. ”Pembinaan usia dini ini yang utama adalah untuk pembinaan potensi pemain sepak bola di Jepara, bukan sekedar untuk Persijap saja,”  kata Budi, Senin (27/10).

Dia mengemukakan, yang paling utama, saat ini pihaknya lebih fokus pada persiapan kompetisi Piala Suratin yang setiap tahun digelar. Selain itu, juga untuk mempersiapkan tim di Porprov mendatang.

Terlebih, dua even tersebut, tidak hanya membawa nama klub Persijap saja. Tapi lebih pada Kota Jepara sebagai salah satu anggota dari generasi muda bangsa.

”Kalau misalkan nantinya Persijap berminat merekrut, ya kami persilahkan. Asal ada kesepakatan di antara semua pihak,” ungkapnya.

Dia menambahkan, tahun ini PSSI Jepara menggelar kompetisi sejak bulan September lalu. Diperkirakan akan selesai pada akhir November. Kepesertaan klub yang ada juga sangat banyak. Di Divisi I ada 19 klub, Divisi II ada 17 klub, dan Divisi III beranggotakan 27 klub.

Sementara itu, Ketua PSSI Jepara Ahmad Rifai membenarkan pembinaan usia dini bukan semata-mata untuk Persijap. Namun demikian, bukan berarti sulit bagi Persijap untuk merekrut pemain dari pembinaan usia dini yang digelar PSSI Jepara.

”Pembinaan usia dini PSSI Jepara, memberikan kesempatan selebar-lebarnya bagi pemain untuk berkarir dimana saja. Tidak harus di Persijap,” ucap dia. (Wahyu KZ / Sundoyo Hardi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →