Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

Tak Ada Lagi Pemadaman Bergilir



Reporter:    /  @ 01:46:14  /  28 Oktober 2014

    Print       Email

Pengendara melintas di depan Gardu Induk (GI) PLN di jalan raya Pati-Gabus, yang sempat mengalami kerusakan. PLN memastikan pasokan listrik sudah normal, sehingga tak ada pemadaman bergilir. (KOMA / Syamsul Falak)

PATI – PLN memastikan tidak ada lagi pemadaman bergilir, di beberapa kecamatan di Kabupaten Pati. Karena kerusakan di salah satu trafo pada Gardu Induk (GI) Mustokoharjo, di Jalan Raya Pati-Gabus sudah teratasi.

Aliran listrik ke seluruh pelanggan di kabupaten itu kini dipastikan sudah normal. Hal ini seiring beroperasinya trafo berkapasitas 150 kv di gardu induk.

Kepala PLN Rayon Pati Suluh Pujiono mengungkapkan, GI Mustokoharjo merupakan sarana vital, untuk menyuplai listrik di Pati. Sehingga kerusakan di GI akan berdampak banyak. Namun menurut dia, dengan kembali beroperasinya trafo yang rusak, maka pasokan listrik kembali normal.

”Dengan selesai diperbaikinya GI berkapasitas 150 KV, pasokan bantuan dari tiga kabupaten sekitar Pati sudah kami hentikan. Sedangkan untuk kapasitas pemulihan daya, kami sudah mengecek semua titik aliran daya dan dipastikan semua sudah aman dari gangguan,” katanya, kemarin.

Meski demikian menurut dia, pihaknya tetap fokus untuk melakukan penambahan daya. Hal ini untuk mengantisipasi jumlah pelanggan yang semakin bertambah banyak.

Lebih lanjut Suluh Pujiono menuturkan, pihaknya juga mengimbau kepada semua masyarakat, untuk tidak melakukan kecurangan dengan mencantol listtrik. Karena akan sangat membahayakan serta merugikan orang lain. Sebab menurutnya, meski tindak kecurangan yang dilakukan kecil, akan tetap berpengaruh pada pelayanan terhadap pelanggan lainnya.

”Melihat dari beberapa kasus kebakaran yang terjadi di Pati, masih terdapat beberapa faktor karena hubungan arus pendek. Dari faktor tersebut, bisa dianalisis adanya tindak kecurangan, baik secara besar ataupun karena masalah sepele. Seperti tidak menggunakan bahan sesuai SNI. Sebab, korsleting listrik akibat hubungan arus pendek berpotensi terjadi, jika kabel penghantar arus listrik dalam kondisi tidak normal, atau berkapasitas di luar standar,” imbuhnya. (Syamsul Falak / Ali Muntoha)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →