Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Atlet Nifera Dimakamkan di Jepara



Reporter:    /  @ 01:16:48  /  28 Oktober 2014

    Print       Email

Pembalap timnas Sepeda Downhill Indonesia Nifera Nila meninggal dunia saat berlatih sepeda di Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

JEPARA – Jenazah anggota Timnas Sepeda Downhill Indonesia Nifera Nila dimakamkan  di kampung halamannya di Desa Bawu RT 16 RW 3, Kecamatan Batealit, Jepara, Senin (27/10). Sejumlah tokoh olahraga dari PB Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia (PB ISSI),  Pengda ISSI Jawa Tengah, Pengcab ISSI Jepara dan KONI Jepara hadir dalam acara pemakaman ini.

Jenazah bernama lengkap Nifera Ufrotun Saidatun tiba di rumah duka pada Sabtu (25/10) malam. Diketahui, Nifera meninggal pada Sabtu (26/10) di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan.  Oleh sang ayah, Sunarto, jenazah tersebut baru dimakamkan di Pemakaman Umum Desa Bawu. Tepatnya, setelah diterbangkan dari Palembang, Sumatera Selatan.

”Saya tidak kuasa melarangnya meski sebenarnya, sejak awal saya tidak setuju dia menggeluti sepeda. Tapi semuanya sudah terjadi. Sejak kecil anak ini memang menyukai sepeda. Bagaimanapun dia adalah kebanggaan keluarga kami,” ujar Sunarto.

Ketua PB ISSI Edmound JT Simorangkir, yang hadir langsung di acara pemakaman, menyatakan, kepergian Nifera jelas menjadi sebuah kehilangan besar bagi pihaknya. Nifera yang sejauh ini sudah menorehkan prestasi hebat di nomor Downhill sebenarnya menjadi salah satu andalan Indonesia yang akan turun di Asia Downhill 2014. 

Dari laporan yang diterimanya, upaya pertolongan terhadap Nifera pascakecelakaan sudah dilakukan dengan maksimal. Namun Tuhan berkehendak lain. ”Kami sangat kehilangan sekali. Kesedihan kami juga sama dengan kesedihan yang dirasakan pihak keluarga. Namun semua sudah terjadi, dan kita semua hanya bisa mendoakannya,” ujar JT Simorangkir.

Sementara itu, Ketua KONI Jepara, Sutedjo menyatakan kepergian Nifera juga menjadi duka mendalam bagi dunia olahraga di Jepara dan masyarakat Jepara secara umum. Nifera merupakan sosok berprestasi yang muncul dari Jepara. Kepergiannya jelas sangat disayangkan, meskipun semuanya memang sudah menjadi kehendak Tuhan.

Selama ini Nifera dikenal sebagai atlet yang sangat tekun dalam menjalani latihan. Berbagai tantangan bisa diatasinya, hingga akhirnya ia mampu menjadi salah satu yang terbaik yang dimiliki Indonesia. ”Kami tentu sangat bersedih atas musibah ini. Apalagi saya dengar, peluangnya pada Kejuaraan Asia Downhill nanti sangat besar. Jika menang, dia akan berlaga di Olimpiade. Tapi sayang Tuhan berkehendak lain,” ujar Sutedjo. (Wahyu KZ / Akrom Hazami)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →