Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Tim Voli Pantai Jateng Pasang Target Masuk Final



Reporter:    /  @ 21:13:03  /  24 Oktober 2014

    Print       Email

Pemain voli pantai Ivojo Kudus berlatih jelang Kejurnas Pelajar untuk mewakili Jateng. Saat ini pelatih mencoba berfikir realistis denganh memasang target sampai final. (KOMA/FAISOL HADI)

KUDUS – Tim Jateng mencoba realistis dan tidak menargetkan juara dalam Kejurnas Pelajar 2014. Sebab, tim Jateng masih pesimistis dapat menjuarainya. Apalagi, tuan rumah Jatim mempunyai pengalaman serta skill di atas Jateng. Praktis mereka hanya mematok target memasuki babak final.
Pelatih jateng Achsin Rois mengatakan, empat pemain yang mewakili Jateng nantinya merupakan pemain unggulan. Hanya, bayangan tim unggulan dalam Kejurnas Pelajar masih melekat pada Jateng. Sehingga pihaknya hanya bertekad memasuki babak final saja.
”Tim Jatim otomatis menjadi unggulan dalam Kejurnas, tim tersebut selalu menjadi unggulan dengan prestasi yang sangat baik. Dan saya yakin kali inipun juga sama, Jatim akan menunjukkan kehebatannya dalam Kejurnas Pelajar,” kata Rois, kepada Koran Muria, kemarin.

Menurutnya, selain Jatim, pihaknya juga mewaspadai unggulan lainnya. seperti halnya DIY dan NTB. Dalam beberapa kali pertandingan, Jateng dikalahkan oleh mereka dalam even nasional. Sehingga Jateng juga mewaspadai kedua tim tersebut.
Hanya saja, lanjut dia, melihat kemampuan pemain yang mewakili Jateng nantinya, Rois sedikit bernafas lega. Sebab pemain Jateng dinilai mampu menghadapi unggulan-unggulan tersebut.
”Saya percaya pada kemampuan pemain, jadi saya tetap menargetkan memasuki final. Dan saya yakin pemain akan memberikan pertandingan yang bagus, mengingat pengalaman bertanding mereka juga tinggi,”ujarnya.
Sebagai persiapan, pelatih akan memfokuskan latihan guna persiapan Kejurnas Pelajar mulai 25 Oktober nanti. Mulai waktu itu, semua pemain akan dilatih setiap hari dengan materi yang keras. Sebab latihan akan dilakukan pada jam siang hari di terik matahari. Pelatih juga akan mempersiapkan strategi bertanding. Hanya saja strategi yang dirancang baru diberikan kepada pemain mendekati pertandingan.
Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan pemain. Terlebih bagi fisiknya, yang dipastikan akan terkuras dalam pertandingan nanti. Sehingga jika tidak dipersiapkan sejak 25, dikhawatirkan membuat pemain kalah karena fisiknya terkuras sebelum usai pertandingan. (FAISOL HADI/SUPRIYADI)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →