Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Persiku Fokus untuk Menyelesaikan Tunggakan



Reporter:    /  @ 20:52:57  /  24 Oktober 2014

    Print       Email

Pemain Persiku Ajus (kanan) berebut bola dengan pemain Persis di Divisi Utama musim 2014. Saat ini manajemen memilih fokus untuk melunasi tunggakan sebelum berfikir lebih lanjut terkait Liga Nusantara. (KORAN MURIA)

KUDUS – Turunya Persiku ke Liga Nusantara ternyata tidak membuat manajemen langsung menentukan langkah mempersiapkan tim. Mereka berdalih masih terfokus untuk menyelesaikan masalah tunggakan yang dialami manajemen.
”Saya belum bisa berkomentar banyak tentang persiapan Liga Nusantara. Saat ini saya masih konsentrasi mencari donatur guna membayar gaji pemain selama dua bualan,” kata manajer Persiku Agus Imakudin, kemarin (9/9).
Padahal, terdegradasinya Persiku membuat banyak pihak menanyakan kinerja menejemen selama satu musim terakhir. Selain merosot ke liga amatir, tunggakan yang mencapai Rp 411 juta juga menandakan ketidaksiapan manajemen untuk berlaga di Divisi Utama.
Yoga Assrul Afrian (23) anggota Suporter Macan Muria (SMM) Sadang mengungkapkan keinginanya agar Persiku dapat kembali promosi ke Divisi Utama. Mereka meminta pihak menejemen dapat bekerja secara optimal untuk menjawab keinginan para fans.

”Saya juga menyesalkan pihak menejemen yang sampai sekarang masih belum bisa melunasi tunggakan gaji pemain. Tapi saya juga minta mereka tak melupakan Liga Nusantara. Bahkan, kalau bisa musim berikutnya, Persiku sudah kembali ke Divisi Utama,” ujarnya.
Harapan ini bukan tanpa alasan. Ini mengingat, pemain Kudus yang bermain di luar kota memiliki skill dan kemampuan yang bagus. Sehingga akan sangat membantu jika pemanggilan pemain yang berada di perantauan sukses dilaksanakan.
Sebelumnya, Ketua SMM Taufan juga menyarankan hal yang sama. Ia berharap manajemen dapat menarik kembali pemain-pemain lokal yang beredar di luar Kudus.
”Saya yakin tenaga mereka sangat dibutuhkan di Persiku dalam upayanya promosi ke Divisi Utama. Kalau tidak dilakukan sedini mungkin, khawatirnya mereka sudah menandatangani kontrak dengan tim lain ,” ungkap Taufan. (SUPRIYADI)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →