Loading...
You are here:  Home  >  Seni & Budaya  >  Artikel ini

Kontraktor EPC 5 Cek Lokasi Galian C



Reporter:    /  @ 20:06:01  /  24 Oktober 2014

    Print       Email

BLORA – Kontraktor Engineering Procurement and Contructions (EPC) 5 Lapangan Banyuurip Blok Cepu, meninjau lokasi galian C di Desa Gagakan, Kecamatan Sambong, belum lama ini. Kedatangan mereka itu, untuk memastikan jika EPC 5 Lapangan Banyuurip Blok Cepu, tidak menggunakan material dari lokasi tersebut.
Manager Constructions EPC 5 Lapangan Banyuurip Zaenal mengatakan setelah melihat ke lokasi, memang tanah galian di Desa Gagakan bukan yang selama ini diterimanya. Sebab, pihaknya selama ini menggunakan material legal dari Kecamatan Purwosari dan Malo yang ada di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
”Kami sudah cek ke lokasi, dan memang benar materialnya berbeda dengan yang kami terima selama ini. Selain itu, kami juga tidak pernah mengambil material secara ilegal,” kata Zaenal.

Menurutnya, ia datang ke lokasi karena mendapat informasi jika banyak truk pengangkut material berasal dari EPC 5. Hal itu diketahui, karena di sejumlah truk tersebut tertempel stiker ”Banyuurip Project Infrastructure Facilities EPC 5”, dan juga logo ExxonMobile. ”Bisa jadi, itu hanya kedok mereka saja untuk proyek EPC 5,” tegas Zaenal.
Namun demikian, lanjut Zaenal, pihaknya akan meminta keterangan dari pemilik galian C di Desa Gagakan, Kecamatan Sambong, Blora tersebut. Hal itu diperlukan, agar jelas jika pihaknya tidak mengambil material secara ilegal.
”Kami juga akan berkomunikasi dengan pemkab setempat, agar tidak terjadi kesalahpahaman. Yang penting, kami sudah punya datanya, jika kami tidak mengambil tanah di sini,” jelas Zaenal.
Sebelumnya, petugas Satpol PP dari Pemprov Jateng dan Jatim menertibkan aktivitas penggalian di lokasi galian C Desa Gagakan, Kecamatan Sambong. Penertiban itu dilakukan, karena galian C tersebut tidak mengantongi izin pertambangan. Petugas sempat dihadang para pekerja tambang, dan terjadi adu mulut dengan penambang galian C.
”Kami tidak menghentikan aktivitas galian C itu, meski jelas-jelas tidak punya izin. Yang kami lakukan hanya meminta penanggungjawab galian C, untuk membuat surat pernyataan kesanggupan untuk pengurusan izin,” kata Sekretaris Satpol PP Blora Bambang. (ARIES BUDI)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →