Loading...
You are here:  Home  >  Politik & Pemerintahan  >  Artikel ini

6 Kali Mangkir, Anggota DPRD Terancam Diberhentikan



Reporter:    /  @ 19:57:59  /  24 Oktober 2014

    Print       Email

REMBANG – Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Rembang, Gatot Paeran menyatakan bahwa tata tertib DPRD periode 2014-2019 tidak jauh berbeda dengan periode sebelumnya. Salah satunya bagi anggota DPRD mangkir atau tidak datang dalam enam kali sidang paripurna secara berturut-turut, layak diperhentikan.
”Sedangkan yang membedakan di tata tertib kali ini yaitu, adanya peraturan untuk wajib hadir saat sidang paripurna dalam rangka HUT Proklamasi Kemerdekaan RI dan harus berpartisipasi dalam perayaan Hari Jadi Rembang,” tandasnya.
Ia mengatakan, setiap Fraksi sudah meneruskan tata tertib yang baru ini kepada seluruh anggota. Pihaknya berharap seluruh wakil rakyat di DPRD Rembang mematuhi tata tertib tersebut. Karena  penetapan peraturan dan tata tertib untuk meningkatkan kinerja anggota DPRD.

”Selain itu kami juga ingin menegaskan agar setiap anggota legislatif bisa datang tepat waktu pada sidang paripurna, karena kebiasaan yang ada memang sidang kerap kali molor berjam-jam,” ujar Gatot Paeran, kemarin.
Salah seorang pengamat kebijakan publik Syaiful Rosidi menyatakan ragu tata tertib tersebut mampu mendongkrak kedisiplinan anggota DPRD. Sebab selama ini masyarakat sulit mendapatkan akses tentang bagaimana kinerja wakil rakyat. Bahkan dia menantang agar Badan Kehormatan DPRD berani mengumumkan anggota dewan yang melanggar tata tertib melalui media massa.
”Pengumumannya harus mencatumkan apa jenis pelanggarannya dan bagaimana sanksi yang dijatuhkan. Dengan gaji plus tunjangan diatas Rp 10 juta per bulan, sudah selayaknya jika publik menantikan kinerja DPRD yang lebih baik dan transparan,” tandas Syaiful Rosidi. (AHMAD FERI/SUMARNI)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →