Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Polri Dukung Pemerintahan Jokowi



Reporter:    /  @ 12:35:36  /  24 Oktober 2014

    Print       Email

Kapolres Jepara AKBP M Taslim Chairuddin memeriksa personel dalam penutupan Operasi Mantap Brata 2014, di Mapolres, kemarin. Selama digelar tahapan pemilu 2014, di Jepara situasi cenderung kondusif. (KOMA/WAHYU KZ)

JEPARA – Kapolres Jepara AKBP M taslim Chairuddin meminta kepada personelnya, agar selalu meningkatkan kewaspadaan setelah suksesi nasional berakhir. Meski di Jepara gelara pemilihan presiden (Pilpres) 9 Juli lalu berlangsung aman dan damai, namun bukan berarti tugas kepolisian menjaga kamtibmas ikut berakhir. Hal itu ditekankan kapolres, usai memimpin konsolidasi pascapengamanan Pemilu 2014, di Mapolres, Jumat (24/10).
”Dengan dilantiknya presiden dan wakil presiden yang baru, bukan berarti tugas kepolisian usai. Karena, tugas melayani dan mengayomi masyarakat serta menjaga kamtibmas harus terus ditingkatkan,” kata AKBP Taslim.
Dirinya meminta kepada personel Polres Jepara, agar mempersiapkan diri  melakukan berbagai upaya, untuk ikut membantu pemerintahan yang baru dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Karena, semua anggota kepolisian bersama TNI dan elemen masyarakat lainnya, harus mendukung pemerintahan Jokowi-JK.

Secara nasional, lanjut AKBP Taslim, berdasarkan hasil analisa dan evaluasi dalam pelaksanaan Operasi Mantap Brata 2014, tindak pidana Pemilu yang terjadi tidak terlalu mengkhawatirkan. Menurut hasil evaluasi tersebut, tindak pidana pemilu legislatif 2014 sebanyak 362 kasus dan turun dibanding pemilu legislatif 2019 sebanyak 682 kasus, atau turun 46,9 persen.
”Tindak pidana pilpes juga turun 58,8 persen. Dari 51 kasus pada pemilu 2009, menjadi 21 kasus pada pemilu 2014 kemarin,” tandasnya. (WAHYU KZ/ARIES BUDI)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →