Loading...
You are here:  Home  >  Pendidikan  >  Artikel ini

Bantuan Honor Guru Agama Dinaikkan



Reporter:    /  @ 02:43:53  /  24 Oktober 2014

    Print       Email

Bupati Pati haryanto menyerahkan bantuan secara simbolis, kepada guru agama, di Kayen, kemarin. (KOMA / Syamsul Falak)

PATI – Pemkab Pati berencana menaikkan besaran bantuan kesejahteraan bagi guru agama di kabupaten ini. Bantuan honor yang sebelumnya diberikan sekitar Rp 250 per tahun untuk tiap guru, akan dinaikkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan keuangan daerah.

Guru yang mendapat bantuan itu adalah guru agama Kristen, Katholik, Budha, serta guru TPQ dan madrasah diniyah. Jumlahnya mencapai ribuan orang, yang tersebar di seluruh Kabupaten Pati

Hal itu ditegaskan Bupati Pati Haryanto, dalam acara penyerahan bantuan kesejahteraan bagi guru Madin, TPQ, Sekolah Minggu Kristen dan Katholik, serta  guru Agama Budha se-Eks Kawedanan Kayen, di Masjid Al-Istianah Kayen, Kamis (23/10).

”Berdasarkan Perda No 12 Tahun 2013 tentang APBD Pati Tahun 2014 besaran bantuan per guru untuk tiap tahunnya adalah Rp 250 ribu. Jumlah ini akan kami tingkatkan, minimal Rp menjadi Rp 300 ribu untuk tahun depan,” katanya, kemarin.

Hal itu dilakukan, mengingat masih rendahnya kesejahteraan guru agama. Diharapkan bantuan honor tersebut, mampu meengurangi beban guru agama.

”Jumlah guru PNS saja jumlahnya sekitar 9 ribuan. Sedangkan guru-guru agama ini lebih besar lagi, hampir 12 ribu orang. Kami tak mungkin menganaktirikan, jadi bantuannya harus rata. Meski besaran yang diterima tak seberapa,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Pati Sarpan menambahkan, anggaran yang disiapkan untuk bantuan keuangan guru agama itu tahun ini mencapai Rp 2, 9 miliar. Dana itu diperuntukkan bagi 833 guru agama Kristen, 200 guru agama Katholik, 100 guru agama Budha, 8.427 guru TPQ, dan 2.372 guru madrasah diniyah, yang tersebar di seluruh Pati.

”Penyaluran bantuan ini, memang dilakukan per kawedanan. Hari ini (kemarin), jadwal pembagian untuk eks-Kawedanan Kayen, dengan jumlah penerima sebanyak 2.398 orang, dengan dana total Rp 599.500.000,” tukasnya. (Syamsul Falak / Ali Muntoha)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →