Loading...
You are here:  Home  >  Seni & Budaya  >  Artikel ini

Pemkab Blora Segera Gelar Lelang Aset



Reporter:    /  @ 02:28:08  /  24 Oktober 2014

    Print       Email

Petugas DPPKAD Blora mendata barang-barang aset pemkab, yang akan dilakukan lelang terbuka. Proses pendataan selesai akhir Oktober ini.

BLORA – Pemkab Blora segera menggelar lelang penghapusan aset. Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKA), masih mendata ulang aset daerah yang akan dihapus melalui lelang terbuka tersebut. Sebab, tidak semua aset daerah bisa dihapus sebelum jelas hibah kepemilikannya. 

”Kami harus mendata lagi, barang-barang dan aset dari Pemprov Jateng yang sudah dihibahkan ke pemkab. Jika pendataan sudah selesai, baru bisa dilakukan lelang penghapusan aset,” kata Kepala DPPKAD Gunadi, kemarin

Menurutnya, lelang penghapusan sejumlah aset daerah itu sebenarnya akan dilakukan pada Agustus lalu. Namun, rencana tersebut batal dilakukan, karena berdasarkan arahan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), barang aset daerah yang akan dihapus harus jelas kepemilikannya. 

”Banyak barang aset pemkab yang berasal dari hibah pemprov. Hanya saja, saat penyerahan hibah tersebut tidak lengkap surat-surat administrasi yang jelas,” terang Gunadi.

Dia mengatakan, lelang barang yang belum jelas kepemilikannya tersebut sangat berisiko. Di antaranya adalah pemkab harus mengembalikan barang yang sudah terlanjur dilelang, jika di kemudian hari diketahui pemilik sebenarnya. Karena tak ingin mengambil risiko tersebut, pemkab memilih melakukan pendataan ulang seluruh barang dan aset yang akan dihapus tersebut. ”Pendataan ditarget selesai Oktober ini,” imbuh Gunadi. 

Mantan kepala Disperindagkop dan UMKM ini menjelaskan, barang-barang yang akan dilelang itu adalah mobil dan sepeda motor dinas. Kemudian, peralatan perkantoran, mulai dari komputer dan mesin ketik. Selain itu, ada juga barang-barang mebel lainnya, termasuk AC dan kipas angin.

”Berdasarkan pengalaman di lelang tahun-tahun sebelumnya, banyak warga yang berminat membeli barang tersebut. Tak hanya warga Blora, lelang juga diikuti warga dari luar daerah, contohnya Semarang, Solo, Surabaya dan Malang,” tandas Gunadi. (Aries Budi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →