Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Wajib Maksimalkan Pemain Lokal



Reporter:    /  @ 02:14:45  /  24 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Asisten Menejer Puslat Kudus Edy Mulyono menyatakan kegagalan Persiku di Divisi Utama terjadi karena beberapa faktor. Di antaranya banyaknya pemain lokal yang pergi dari Persiku dan lebih memilih berpetualang ke daerah lain. Akibatnya, Persiku harus mengontrak pemain dari luar daerah yang ternyata masih belum mengankat Persiku.

”Seharusnya Persiku harus belajar dr pemain diklat dan puslat. Dengan kekuatan lokal mereka mampu juara di tingkat Jateng. Mosok Persiku yang diperkuat pemain lokal luar kota dan pemain asing harus degradasi,” katanya pada Koran Muria.

Edy menjelskan pemain lokal sendiri sebenarnya kualitasnya tidak jauh beda dengan pemain luar daerah. Justru bisa dibilang lebih bagus, apalagi yang bermain di klub lain. Ketidakmampuan manajemen dalam mempertahankan pemain lokal pun harus dipertanyakan.

”Saya mengutip dari pembicaraan Ketua KONI Kudus M.Ridwan. Beliau mengatakan kebanyakan yang diasuh oleh pengcab sejak kecil justru lari dari Kudus setelah besar. Seharusnya menejemen bisa menjadi penjembatan utuk mempertahankan pemain,” terangnya.

Meski begitu, ia tak memungkiri jika kesadaran para pemain akan tanah kelahirannya sangat kurang. Bahkan, belum ada rasa tanggung jawab yang tinggi dari masing-masing pemain untuk membawa tim tanah kelahirannya berprestasi.

”Rasa cinta kota kelahiran masing-masing pemain belum tinggi. Mereka lebih memilih ke luar daerah daripada memperkuat kotanya sendiri,” kata assisten menejer yang akrab dipanggil Edy Soto tersebut.

Edy berharap untuk tahun depan menejemen Persiku tidak akan mengambil pemain dari luar daerah. Pemain lokal harus dapat dioptimalkan semaksimal mungkin untuk kemajuan persepak bolaan Kudus.

”Pemain yang ada di luar daerah mau tidak mau harus dipulangkan mengingat apa yang sudah dilakukan pengcab selama. Dengan kepulangan mereka ke Kudus, pemain lokal akan dapat dioptimalkan,” tuturnya. (Supriyadi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →