Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Pati  >  Artikel ini

Puslat U-15 untuk Piala Suratin



Reporter:    /  @ 02:06:14  /  24 Oktober 2014

    Print       Email

Pemain muda melakukan program pembinaan pemain sepak bola muda oleh PSSI. Askab PSSI Pati saat ini mulai menggenjot pembinaan pemain muda U-15.

PATI – Tim pelatih pemain Pusat Latihan (Puslat) U-15 diproyeksikan menghadapi Piala Suratin yang rencananya bakal dihidupkan kembali oleh PSSI. Sebagai langkah awal, pemain di bawah usia 15 tahun itu mulai dimatangkan.

Di antaranya adalah melakukan latihan rutin setiap hari Minggu di Lapangan Joyokusumo Pati. Di dalam latihan itu, pelatih memberikan beberapa materi penting. Yang nantinya, semua materi latihan akan berguna bagi perkembangan pemain.

Pelatih Puslat U-15 Pati Sutikno mengatakan, para pemain di bawah usia 15 tahun itu diproyeksikan untuk menghadapi Piala Suratin. ”Kita baru bangun Puslat U-15 ini. Mereka rencana akan kami proyeksikan untuk Piala Suratin khususnya,” kata Sutikno kepada Koran Muria, kemarin.

Selain itu pula, pemain Puslat akan diproyeksikan untuk mewakili tim sepak bola Pati dalam setiap even U-15. Termasuk di antaranya untuk even Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2017 di Tegal.

Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Pati memang menggenjot pembinaan pemain muda. Dalam hal ini adalah pemain muda U-15 guna menjalankann program pembinaan lanjutan bagi pemain. Setelah sebelumnya, pemain U-15 itu dipilih usai kompetisi lokal usia tersebut, awal September 2014.

Mereka merupakan pemain yang menonjol saat kompetisi U-15. Baik itu berasal dari klub  pemenang atau klub yang masuk tiga besar. “Untuk pembinaan, anak-anak yang menonjol pun diundang,” kata Ketua Askab PSSI Pati Eddy Hoo.

Saat ini, sebanyak 40 pemain muda itu masuk dalam wadah pembinaan berkelanjutan PSSI. Dengan pelatih yang dipilih adalah Sutikno dan Wahyu K. ”Ini baru langkah awal kami untuk menindakalanjuti kompetisi U-15 lokal beberapa waktu lalu,” ujarnya. 

Program tersebut langsung di bawah kendali Askab karena merupakan program kerjanya. Diharapkan, keberadaan pembinaan bisa berkesinambunghan. Sehingga pembinaan dan pembibitan bisa bagus.

 Ke depan, jumlah 40 pemain akan berkurang menjadi 25 pemain. Karena penyeleksian yang dilakukan. Tujuannya agar lebih optimal dalam pembibitan.

Sebanyak 40 pemain berasal dari seluruh wilayah Pati. Program pembinaan itu, lanjut Eddy, merupakan komitmen PSSI. Para pemain itu diproyeksikan untuk menyiapkan pemain sepak bola Pati dalam jangka panjang. (Akrom Hazami)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →