Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Jelang Akhir Tahun Perbaikan Jalan Diselesaikan



Reporter:    /  @ 02:02:04  /  24 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Jelang akhir tahun, Dinas Bina Marga, Pengairan, Energi dan Sumber Daya Mineral (BMPESDM) melakukan perbaikan jalan di lingkar Kudus-Jepara. Hal tersebut dilakukan karena jalan dalam kondisi rusak.

Perbaikan jalan tersebut memang tengah dilakukan di sejumlah wilayah yang berbatasan antar kota, misalnya jalan Kudus-Jepara dan Kudus-Pati yang berada di Desa Bulucangkring, Kecamatan Jekulo. Perbaikan yang dilakukan pun, baik ringan hingga berat. Salah satu perbaikan berat adalah betonisasi jalan. Mengingat faktor cuaca yang sangat terik saat ini, mendukung untuk perbaikan jalan segera diselesaikan.

Jalan Kudus-Jepara melalui jalur selatan yang tepat berada di Kecamatan Jati, menjadi salah satu jalan yang diperhatikan oleh BMPESDM. Jalan tersebut saat ini dalam kondisi rusak, dan sering dikeluhkan pengguna jalan.

Supri (41) salah satu pekerja mengatakan, saat ini perbaikan jalan sudah dimulai. Rencananya jalan tersebut akan dibeton. Dan bukan lagi diperbaiki dengan tambal sulam atau diaspal. 

”Salah satu pertimbangannya adalah agar kokoh dan tahan lama. Karena jalur ini lebih sering dilalui truk bermuatan berat,” katanya.

Ia menjelaskan, proyek sudah dimulai dalam beberapa hari yang lalu, saat ini pengerjaan dalam tahap awal. Yaitu membuat rangka besi sebagai salah satu penopang. Hingga saat ini memang belum banyak yang bisa mereka kerjakan, karena memang baru dimulai.

”Ini baru dimulai, dan masih belum apa-apa. Saat ini saya sedang mengejakan rangka besinya saja. Dan belum sampai ketahap pengecoran,” ujarnya.

Supri menjelaskan, sementara perbaikan difokuskan pada lajur kiri dari arah timur terlebih dahulu. Sehingga mengakibatkan arus lalu lintas sedikit tersendat. Pasalnya, jalur yang bisa dilalui hanya pada bahu kanan jalan saja, dengan sistem buka tutup.

Betonisasi jalan tersebut tidaklah menyeluruh sepanjang jalur tersebut. Karena rencananya akan dilakukan secara bertahap. Selain itu, juga difokuskan pada titik yang memang sangat sering terjadi kerusakan jalan.

”Pengecoran ini dilakukan bertahap, karena tidak mungkin dilakukan sekaligus. Tentu ada rumus-rumusnya, dan juga menyesuaikan anggaran yang ada dalam kontrak kerja,” imbuhnya.  (Wahyu Kristianto/ Titis Ayu)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →