Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

DPRD Jepara Tak Mau Tahu Soal Relokasi Pasar Ngabul



Reporter:    /  @ 02:54:52  /  23 Oktober 2014

    Print       Email

Para pedagang Pasar Ngabul Lama terus menyuarakan penolakan relokasi ke lokasi yang baru. Namun, sampai saat ini belum ada perhatian dari DPRD untuk menengahi masalah itu. (KOMA / Wahyu KZ)

JEPARA – Persoalan relokasi pedagang Pasar Ngabul Lama ke lokasi yang baru, hingga saat ini belum menemukan titik temu. Pedagan masih bersisikuh menempati pasar lama, meski Pemkab Jepara sudah melayangkan batas waktu pindah, hari ini.

Namun, polemik relokasi pedagang Pasar Ngabul Lama itu, ternyata tidak mengusik ketenangan para anggota DPRD Jepara. Sebab, hingga saat ini tidak ada anggota dewan yang menanggapi atau menjadi penengah dalam persoalan itu. 

Wakil Ketua DPRD Jepara Aris Isnandar berdalih, pihaknya merasa belum diajak berkomunikasi dan berkoordinasi terkait masalah tersebut dari pemkab. Sehingga, dewan bersikap menunggu ada pihak terkait yang mencoba menghubungi untuk dicarikan solusinya.

”Sampai saat ini, kami belum diajak berembug terkait masalah itu. Baik dari pemkab maupun dari pedagangnya sendiri. Jadi, kami tidak begitu paham dengan masalahnya,” kata Aris, Rabu (22/10).

Politisi Partai Gerindra itu mengatakan, selama ini pihaknya hanya mengikuti

perkembangan relokasi pedangan Pasar Ngabul Lama melalui media massa. Namun demikian, pihaknya siap jika diminta memberikan jalan tengah atas masalah itu.

”Mungkin, langkah awalnya adalah mengundang pemerintah, pedagang dan investor untuk duduk bersama. Dari situ, nanti kami akan mencoba mencari solusi mana yang terbaik bagi kedua belah pihak,” jelasnya.

Ketua Paguyuban pedagang Pasar Ngabul Lama Sugiarto mengharapkan, wakil rakyat itu bisa turun tangan mengatasi persoalan tersebut. Sehingga, ada pihak di luar pedagang dan pemerintah yang bisa mengayomi kepentingan pedagang atas upaya relokasi tersebut. 

”Setelah gagal berkomunikasi dengan Wakil Bupati Subroto, kami akan mencoba menemui Pak bupati dan pimpinan DPRD. Kami berharap, dua pimpinan tersebut bisa memberikan masukan untuk mengurai polemik seputar relokasi,” terang Sugiarto. (Wahyu KZ / Aries Budi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →