Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

Pemadaman Listrik Akibatkan Layanan Publik di Pati Terhambat



Reporter:    /  @ 02:49:59  /  23 Oktober 2014

    Print       Email

Ruang pelayanan pembuatan AK 1 di Kantor Dinsosnakertrans Pati terlihat sepi, tanpa adanya petugas yang melayani masyarakat. Hal ini disebabkan adanya pemadaman listrik, akibat kerusakan trafo di Gardu Induk Mustokoharjo, Pati. (KOMA / Syamsul Falak)

PATI – Pemadaman listrik, akibat kerusakan salah satu trafo di Gardu Induk PLN Pati, mulai Senin (20/10) malam, berimbas pada berbagai macam sektor. Termasuk pelayanan publik yang terganggu, akibat tak adanya pemadaman bergilir.

Hingga kemarin, gangguan listrik tersebut belum teratasi. Sehingga sejumlah kantor pemerintah keteteran menjalankan pekerjaan, ketika dilakukan pemadaman bergilir. Salah satunya di kantor Dinsosnakertrans Pati.

Akibat pemadaman listrik  bergilir, membuat sejumlah pemohon  kartu AK1 (kartu kuning) telantar. Kasi Informasi Pasar Kerja Dinsosnaketrans Pati Kusno menjelaskan, pemadaman listrik menganggu aktivitas pelayanan. Menurutnya pemadaman bergilir terjadi sejak Selasa hingga Rabu (21-22/10) kemarin. 

Padahal saat itu sedang ramainya aktivitas jam kerja. Sementara genset yang dimiliki kantor ini juga rusak. Sehingga pegawai tak bisa menjalankan pelayanan kepada pencari kerja.

”Pemadaman listrik membuat tugas kami menjadi terhambat. Sebab, kinerja kami dalam memberikan pelayanan pembuatan AK1 menjadi sangat terganggu. Masyarakat yang ingin memohon surat AK1 menjadi telantar, karena tidak bisa mendapatkan pelayanan yang maksimal,’’ ungkapnya kepada Koran Muria, Rabu (22/10).

Akibatnya, tidak sedikit warga yang menggerutu akibat persoalan tersebut. Karena akibat pemadaman listrik ini, warga harus menunggu hingga berjam-jam untuk mendapatkan kartu kuning.

Tiva Yeli Setyaningrum, warga Kecamatan Telogowungu, mengaku kesal dan kecewa. Karena sudah sejak pagi ia mengantre, namun tak mendapat pelayanan yang baik. 

”Sebenarnya saya sudah berangkat pagi-pagi, agar mendapatkan nomor urut pertama. Tapi, malah sampai di sini listriknya padam dan petugasnya tidak bisa melayani,” imbuhnya.

Tidak hanya kantor Dinsosnakertrans, kantor pemerintah lain juga mengeluhkan hal serupa. Di antaranya kantor Samsat, kantor perpajakan dan Kantor Perijinan Pelayanan Terpadu. Beberapa kantor itu akhirnya menggunakan genset, agar pelayanan tak begitu terganggu. (Syamsul Falak / Ali Muntoha)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →