Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

Pembentukan Komisi Alot



Reporter:    /  @ 02:31:43  /  23 Oktober 2014

    Print       Email

KOTA SEMARANG – Pembentukan alat kelengkapan dewan di DPRD Jateng berjalan alot. Sidang paripurna dengan agenda pembentukan komisi dan badan-badan, Rabu (22/10) kemarin diwarnai skorsing.

Fraksi-fraksi dari parpol Koalisi Merah Putih (KMP), menolak penetapan pembentukan alat kelengkapan dewan digelar Rabu (22/10). Mereka beralasan pembentukan tersebut terlalu mendadak.

”Surat dari pimpinan dewan baru kami terima Selasa (21/10) petang. Tapi pagi harinya langsung digelar rapat paripurna, dan pembentukan alat kelengkapan dewan,” kata anggota Fraksi Gerindra DPRD Jateng Sriyanto Saputra, dikutip Antara, kemarin.

Bahkan empat fraksi dari koalisi KMP itu juga walk out (WO), dari sidang paripurna. Karena pimpinan dewan memaksakan untuk meneruskan sidang, dengan agenda pembentukan alat kelengkapan dewan itu.

Keempat fraksi yang WO itu adalah Fraksi Gerindra (11 orang), Fraksi Golkar (10 orang), Fraksi PAN (delapan orang), dan Fraksi PKS (10 orang).

”Jika pembentukan alat kelengkapan dewan tetap dilakukan saat ini, maka kami walk out dan tidak bertanggung jawab,” ujar Sriyanto.

Fraksi-fraksi tersebut juga belum mengirimkan nama-nama yang akan ditugaskan menjadi anggota komisi, dan badan-badan di DPRD Jateng. Sriyanto menjelaskan, pihaknya belum akan menyerahkan daftar nama anggota dewan. Karena pembentukan alat kelengkapan dewan tersebut terkesan mendadak.

Akibat belum adanya nama dari empat fraksi itu, Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi sempat dua kali melakukan skorsing. Skorsing pertama diumumkan selama 30 menit, namun molor hingga empat jam. Baru pada pukul 15.15 WIB sidang dilanjutkan. Namun pada pukul 15.30 WIB sidang kembali diskorsing karena ada fraksi yang walk out.

Rukma mengatakan, rapat paripurna diskors, karena ada empat fraksi belum menyerahkan nama-nama anggota dewan yang akan ditugaskan di lima komisi.

Berdasarkan Tata Tertib DPRD Jateng periode 2014-2019, jumlah anggota komisi A sampai E masing-masing akan diisi 19 legislator. (Ali Muntoha)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →