Loading...
You are here:  Home  >  Seni & Budaya  >  Artikel ini

Para Petani di Wilayah Blora Hadapi Musim Tanam



Reporter:    /  @ 01:40:17  /  23 Oktober 2014

    Print       Email

Pekerja membongkar muatan pupuk bersubsidi di salah satu distributor di Blora, kemarin. Menjelang musim tanam, para petani mulai membeli pupuk urea sebagai persiapan. (KORAN MURIA )

BLORA – Menghadapi musim tanam akhir 2014, para petani di wilayah Blora mulai membeli pupuk urea. Pembelian pupuk itu, bertujuan agar tidak terjadi pembelian secara bersamaan di musim tanam. Sebab, ketika pembelian pupuk bersamaan, sering menyebabkan lonjakan permintaan dan berakibat pupuk sulit didapat.

”Ada perubahan pola pembelian pupuk. Kalau dulu, biasanya beli pupuk saat musim tanam. Sekarang, beli pupuk sebelum musim tanam tiba,” kata Camat Blora, Kunto Aji, Rabu (22/10).

Menurut Kunto, para petani di wilayahnya sudah menyiapkan diri menghadapi musim tanam akhir tahun nanti. Bahkan, pihaknya juga sudah mengumpulkan para distributor, pengecer pupuk dan sejumlah kelompok tani di Kecamatan Blora. Pertemuan tersebut, sebagai tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya di pendapa kabupaten mengenai kesiapan menghadapi musim tanam.

”Kami ingin memastikan, tidak ada kelangkaan pupuk saat musim tanam tiba. Apalagi, kuota pupuk urea untuk Blora sudah ditambah pemerintah pusat. Jadi, tidak ada alasan ketersediaan pupuk urea tidak aman,” jelas mantan Kabag Humas dan Protokol pemkab itu.

Dia mengatakan, para distributor maupun pengecer sepakat menjual pupuk sesuai dengan rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) petani. Karena itu, pupuk yang disediakan sesuai dengan kebutuhan para petani di Blora.

Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Maskur menambahkan, ketersediaan pupuk di Blora aman hingga akhir tahun. Sebelumnya, Blora mendapatkan tambahan kuota pupuk urea sebanyak 8.500 ton dari pengajuan 10.500 ton. ”Saya kira, jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan petani,” ucapnya. (Aries Budi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →