Loading...
You are here:  Home  >  Olahraga  >  Artikel ini

AS Roma 1-7 Bayern Munchen : The Bavarian Berpesta



Reporter:    /  @ 01:27:11  /  23 Oktober 2014

    Print       Email

Pemain Bayern Munchen merayakan kemenangan mereka setelah menekuk AS Roma dengan skor 7-1 kemarin. Mereka berhasil mempertahankan puncak klasemen Grup E Liga Champions musim ini.

ROMA – Bayern Muenchen berpesta pora. Tim asuhan Pep Guardiola itu sukses mengguling tuan rumah AS Roma dengan skor 7-1 di Stadion Olimpico, Rabu (22/10) dini hari, kemarin.

Belum genap sepuluh menit babak pertama bergulir, Bayern sudah membobol gawang Roma. Gol pembuka ini dicetak oleh Robben dengan gaya khasnya. Sang winger beraksi dan menusuk dari sektor kanan, lalu melepas sepakan lengkung ke tiang jauh. De Sanctis tak mampu menjangkaunya dan terciptalah gol pertama. 

Mario Gotze menggandakan keunggulan Muenchen setelah mendapat sodoran dari Thomas Muller pada menit ke-24. Semenit berselang, giliran Robert Lewandowski yang menggetarkan jala gawang Roma.

Muenchen kian menjauh setelah Robben mencetak gol kedua usai memaksimalkan assist Lewandowski pada menit ke-30. Babak pertama ditutup lewat gol Muller dari titik putih enam menit berselang.

Roma sempat menipiskan ketinggalan melalui gol Gervinho pada menit ke-66. Namun, Muenchen membalasnya lewat dua gol yang dilesakkan Franck Ribery dan Xherdan Shaqiri masing-masing pada menit ke-78 dan 80. Kedudukan 7-1 pun berakhir dengan kekalaan Roma.

Kekalahan telak itu tentu di luar prediksi banyak pihak jika menilik performa impresif Roma musim ini. Sebelumnya, Roma berhasil menekuk CSKA Moskow dan menahan imbang Manchester City. 

”Ini adalah tentang kegagalan taktik dibandingkan masalah psikologis. Kami tak cukup agresif dan membiarkan Muenchen mengembangkan permainan,” terang pelatih Roma, Rudi Garcia di laman Sky Italia.

Pelatih asal Prancis itu juga tak sungkan mengakui kesalahannya menerapkan strategi bagi Danielle De Rossi dkk. Karena itu, Garcia meminta publik tak mengkritik anak asuhnya.

”Saya adalah orang pertama yang membuat kesalahan. Ini bukan kesalahan pemain. sata menerapkan strategi yang salah di babak pertama. Kami seharusnya menggedor mereka dengan serangan balik,” tegas Garcia.

Gelandang andalan Giallorossi Daniele De Rossi yang berhasil tampil gemilang di laga sebelumnya juga angkat bicara. ia pun melontarkan kata maaf karena tak mampu meraih kemenangan, dan justru dipermalukan di kandang sendiri.

”Kami meminta maaf kepada suporter. Kekalahan ini rasanya seperti ditusuk pisau belati. Padahal, seluruh kota menunggu pertandingan ini. Tapi diakui atau tidak Munchen memiliki fisik yang lebih baik dari kami,” ungkapnya. (Supriyadi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →