Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Musthofa: Saya Belum Terima Usulan UMK



Reporter:    /  @ 03:54:43  /  22 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Bupati Kudus Musthofa mengakui belum menerima hasil kesepakatan final soal usulan nominal upah minimum kabupaten (UMK) tahun 2015. Karena hasil kajian final soal usulan nominal UMK Kudus 2015 belum masuk.

”kami belum bisa menandatanganinya untuk segera disampaikan kepada pemprov, karena masih dikaji,” katanya, Senin (20/10).

Dia berhara, ada kesepakatan antara Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) soal UMK. Masing-masing pihak yang mengusulkan nominal UMK Kudus 2015, kata dia, harus menunjukkan hasil kajian yang rasional, termasuk usulan perwakilan pekerja yang meminta usulan UMK Rp1,5 juta. 

”Demikian halnya Apindo juga harus memberikan hasil kajian secara rasional,” tutur Musthofa.

Dia menyatakan, jika hingga batas waktu yang ditentukan belum ada kesepakatan, bupati selaku kepala daerah akan mengambil keputusan untuk menentukan usulan nominal UMK Kudus 2015. 

Ketua SPSI Kudus Wiyono menegaskan bahwa pihaknya masih tetap dengan usulan sebelumnya berkisar Rp 1,5 juta hingga Rp 2,1 juta. Ia berkeyakinan perusahaan di Kudus mampu membayarkan upah pekerjanya minimal Rp 1,5 juta. Terkait dengan alasan usulan nominal UMK Kudus 2015, SPSI sudah menyiapkan draf alasan rasional yang akan disampaikan kepada Bupati Kudus.

”Saat ini, kesebelas alasan yang akan disampaikan kepada bupati sedang dalam proses pengetikan,” ujarnya.

Ia berharap alasan yang akan disampaikan nantinya bisa diterima sehingga usulan nominal UMK Kudus 2015 sesuai dengan keinginan pekerja. 

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kudus Ludful Hakim mengakui, pihaknya belum bisa menjelaskan soal usulan nominal UMK Kudus 2015. Hal itu karena masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki sebelum diajukan kepada bupati.

Sektretaris Apindo Kudus Hamidin mengungkapkan, hingga kini, belum ada kesepakatan soal nominal UMK 2015. Meskipun sebelumnya Apindo Kudus mengusulkan Rp 1,3 juta, kemudian dinaikkan menjadi Rp 1.320.000.

”Kami juga mempertimbangkan usulan Rp 1.380.000. Jika menjadi hasil konsolidasi dan pihak pekerja juga menyepakatinya tentu pengusaha akan memenuhinya,” ujarnya. (Suwoko)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →