Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Gedung KNPI Kudus Tak Jadi Dirobohkan



Reporter:    /  @ 03:49:58  /  22 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Hadi Sucipto menyatakan, Gedung Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kudus tak jadi dirobohkan untuk pembangunan Sport Center, di komplek GOR Wergu Wetan. 

”Dalam rancangan semula, gedung KNPI akan dirobohkan, kemudian akan dibangun ulang bersama dengan bangunan Sport Center. Namun, rencana tersebut tidak jadi,” ujar Hadi kepada Koran Muria, Selasa (21/10).

Dia menjelaskan, tanah yang kini berdiri gedung KNPI tersebut merupakan milik Bagian Aset Daerah. Pihak Disdik memang bisa membangun sampai dengan gedung KNPI. Hanya saja itu sulit dilaksanakan karena akan menimbulkan banyak masalah di kemudian hari.

”Akan jadi ribet nanti, kalau aset meminta tanah tersebut namun sudah jadi, ini akan sulit. Dan kami juga kesulitan jika harus merobohkan gedung KNPI. Sebab anggarannya sudah mepet,” ujar Hadi.

Sebelumnya, Kabid Olahraga Disdikpora Trisno Suyanto menjelaskan, gedung Sport Center yang lebih luas, diharapkan dapat menjadi pusat olahraga di Kudus. Pembangunannya akan melebar hingga ke lahan gedung KNPI, sehingga menjadi lebih luas.

Terkait pendanaan, Hadi menjelaskan, untuk menyelesaikan pembangunan Sport Center, membutihkan setidaknya dana Rp 11 miliar. Kekurangan pembangunan Sport Center akan diusulkan dalam APBD 2015 mendatang. Pihaknya sangat yakin, pengajuan tersebut akan disetujui sebab proyek tersebut merupakan proyek yang dapat diusulkan secara berkelanjutan multy years.

”Setelah kami kaji lebih jauh, untuk merapikan semua bangunan gedung Sport Center membutuhkan biaya sekitar Rp 10-11 miliar. Jadi kekurangannya akan kami ajukan di dalam APBD 2015 mendatang,” kata Hadi.

Menurutnya, dana yang tersedia dalam APBD 2014 sebanyak Rp 6,8 miliar. Sehingga untuk mencapai angka Rp 11 miliar masih dibutuhkan Rp 4,2 miliar, yang akan diusulkan dalam APBD 2015. Pengusulan tersebut berdasarkan pembahasan yang dilakukan dengan tim kajian kebutuhan Sport Center.

Dia mengatakan, pembangunan Sport Center dilakukan secara bertahap, disesuaikan kondisi keuangan di APBD. Dan jika dalam 2015 nanti pembangunannya tidak selesai, akan ditambah dalam pengusulan di tahun berikutnya.

Hadi menambahkan, dalam bangunan tersebut akan menampung banyak cabang olahraga. Di antaranya voli, tenis, basket dan sebagainya. Bangunan yang didesain dua lantai juga dapat menjadi gedung serba guna untuk keperluan pertemuan dan lain sebagainya.

”Sport Center akan menjadi arena yang lengkap untuk olahraga. Ya sesuai dengan namanya Sport Center. Namun karena terdapat beberapa kendala maka penggunaan secara menyeluruh masih menunggu dalam APBD 2015 mendatang,” ujarnya. (Faisol Hadi / Suwoko)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →