Loading...
You are here:  Home  >  Politik & Pemerintahan  >  Artikel ini

Melihat Menara Kudus Usai Dipugar



Reporter:    /  @ 03:12:04  /  22 Oktober 2014

    Print       Email

Menara Kudus usai direnovasi, memang terlihat sangat berbeda. Lebih bersih dan lebih gagah. Proses delapan bulan pengerjaan membuat Menara Kudus semakin cantik dan sangat indah dipandang. (KOMA / Merie)

Ada yang terlihat berbeda dari ”sosok” Menara Kudus. Bangunan ikon Kota Kudus tersebut terlihat lebih bersih dari sebelumnya. Batu batanya terlihat lebih ”bersinar” dari sebelumnya. Berbeda dengan sebelumnya yang terlihat kusam penuh lumut.

Ya, Menara Kudus memang baru saja mengalami renovasi setelah sekian lama. Adalah Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah yang selama kurang lebih hampir 8 bulan terakhir ini, melakukan renovasi atau pemugaran terhadap bangunan bersejarah di Kudus tersebut. 

Makin ”kinclongnya” Menara Kudus memang begitu menarik perhatian sejumlah orang yang kemudian datang ke sana. Mereka merasa berbeda saat memandang keseluruhan tubuh menara, yang kondisinya saat ini sudah lebih baik lagi.

”Kalau kemarin pas beberapa bulan lalu datang ke sini, kayaknya masih gelap warnanya. Tapi sekarang kok, sudah cerah begini ya Menara Kudus. Jadi bagus saja kalau dilihat. Terlihat lebih gagah,” kata Andri, salah satu wisatawan dari Jawa Timur, yang kebetulan sedang berziarah ke makam Sunan Kudus, kemarin.

Memang, kerusakan yang terjadi selama bangunan tersebut berdiri, membuat renovasi adalah satu hal yang harus dilakukan. Apalagi Menara Kudus juga berjibaku dengan problematika klasik seperti terkena panas dan hujan, juga getaran-getaran yang berasal dari lalu lalang arus lalu lintas di sekitarnya, yang bisa saja membuat bangunan ini kemudian mengalami kerusakan yang lebih parah.

Satu persatu persoalan yang menimpa bangunan Menara Kudus yang berpotensi merusak, diperbaiki oleh tim BPCB. Apalagi pada bagian tubuhnya, yang memang mengalami kerusakan terbilang cukup parah. Mencapai 60%, yang memerlukan penanganan segera.

”Bagian dinding tubuh menara itu sudah 60% lapuk dan mengelupas. Bahkan, ketika kami pahat untuk diganti, kami temukan bekas perbaikan pakai semen di bagian dalam tubuh menara,” kata Koordinator Tim Ahli Pemugaran Menara Kudus BPCB Jawa Tengah Rabiman, pada awal Juni lalu.

Menara Kudus sebagai ikon Kudus serta merupakan peninggalan cagar budaya yang sangat penting, memang harus dijaga keutuhannya. Selama 8 bulan, tim bekerja untuk mengembalikan apa yang kemudian harus diperbaiki, sehingga tetap awet sampai nanti.

Menara Kudus adalah aset yang harus dijaga. Karena Menara Kudus masih menyimpan sejumlah misteri. Sejarah yang tersimpan di dalamnya, memang masih terus ditelusuri. Renovasi adalah salah satu upaya agar Menara Kudus tetap tegak berdiri, hingga nanti bisa memberikan jawaban atas semua pertanyaan mengenai asal usulnya, yang sampai sekarang masih tersimpan. (Merie)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →