Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Porvit Bidik Gelar Bupati Cup



Reporter:    /  @ 01:53:24  /  22 Oktober 2014

    Print       Email

Pemain Porvit Kudus berlatih menempa diri jelang Bupati Cup 2014 pekan lalu. mereka berharap bisa membawa pulang gelar juara setelah musim lalu harus mengakui kekalahan. (KOMA / Faisol Hadi)

KUDUS – Klub Porvit Kudus berharap bisa memperbaiki prestasi dengan membawa pulang piala Bupati Cup 2014 setelah mengalami kegagalan di musim 2013 lalu. Hal tersebut sekaligus untuk membuktikan evaluasi yang dilakukan oleh pelatih berhasil.

”Musim lalu kami memang kalah, tapi musim ini kami sudah jauh berbeda. Kami pastikan gelar juara akan kami rebut,” kata Agung Pribadi, ofisial Porvit Kudus kepada Koran Muria, kemarin (21/10).

Ia menjelaskan, target tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, beberapa pemain muda sudah menunjukkan talenta terbaiknya di ranah klub. Bahkan, beberapa di antaranya dipastikan memiliki fisik dan skill yang berada di atas kemampuan pemain klub lainnya.

”Karena itu, kami berani menargetkan gelar musim ini. Kami harap mereka bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya,” terang pria yang juga menjabat sebagai pelatih Diklat Kudus tersebut.

Selain itu, beberapa pemain andalan yang sebelumnya dipinjamkan ke Andalas Tanjung Karang pun sudah kembali ke klub. Praktis, kekuatan tim semakin lengkap untuk mewujudkan mimpi yang sebelumnya terlepas.

”Musim lalu, beberapa pemain kami dipinjam oleh Andalas. Akhirnya mereka bisa meraih juara. Tapi musim ini mereka sudah kembali ke Porvit,” ungkap Agung.

Hanya saja, hal tersebut tak akan mudah. Terlebih lagi, saat ini jumlah klub yang ada bertambah banyak. Kalau musim lalu hanya ada 28 klub (putra-putri), musim ini menjadi 33 klub.

”Mereka terdiri dari 11 tim putri dan 22 tim putra. Dengan begitu persaingan dipastikan akan semakin ketat,” tegasnya.

Sementara itu, disinggung terkait lawan yang mendapat perhatian khusus, Agung menegaskan Andalas akan menjadi lawan berat. Ini karena para pemain memiliki pengalaman cukup tinggi. Bahkan, mereka juga memiliki kerjasama tim yang bagus.

”Selain itu, Panter Payaman yang musim lalu meraih peringkat tiga juga kami antisipasi. Terakhir mereka semakin solid dan memiliki serangan cepat yang mematikan,” tandasnya. (Supriyadi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →