Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Mantan Kepala Dinas ESDM Rembang Tuding Salim Terlibat Korupsi PPID



Reporter:    /  @ 01:33:31  /  22 Oktober 2014

    Print       Email

REMBANG – Bupati Rembang non-aktif Moch Salim diduga terlibat kasus korupsi proyek Percepatan Pembangunan Infrastuktur Daerah (PPID) 2011. Dugaan itu muncul terkait adanya tudingan dari Mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rembang Agus Supriyanto yang kini menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kedungpane Semarang. 

Melalui siaran pers yang diterima sejumlah wartawan Senin (20/10) petang, terpidana korupsi PPID 2011 itu menyebutkan, pihak yang semestinya bertanggung jawab atas proyek PPID 2011 adalah Moch Salim. Menurut dia, dalam Putusan Perkara Nomor 55/Pid.Sus/2014/PN Tipikor Semarang tertanggal 30 September 2014, majelis hakim menyebut adanya rangkaian perbuatan yang dilakukan beberapa orang.

Ia menjelaskan, fakta hukum memperlihatkan adanya rangkaian Agus Supriyanto selaku pengguna anggaran, Abdul Muttaqin selaku PPK, dan Warsiman selaku Ketua OMS Rukun Makmur, serta Moch Salim selaku bupati Rembang, menunjukkan suatu kerjasama yang sangat erat yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya.

”Tanpa ada perintah Bupati Rembang kepada dirinya untuk melaksanakan kegiatan pemeliharaan jalan dengan cara swakelola, maka pihaknya tidak akan melakukan kegiatan dengan cara swakelola,” katanya.

Bahkan tanpa adanya persetujuan Abdul Muttaqin selaku PPK, lanjut dia, maka Warsiman tidak akan dapat melaksanakan pekerjaan pemeliharaan dan peningkatan jalan di Desa Wonokerto-Tegaldowo-Tahunan. Majelis hakim dalam putusannya menyatakan perintah Bupati Rembang Moch Salim terhadap dirinya adalah suatu perintah yang telah menyalahi aturan dan prosedur.

”Karena itu, tidak adil jika pihak kejaksaan tidak memeriksa Moch Salim selaku bupati Rembang, karena yang bersangkutan adalah inisiator, pemrakarsa, dan pemberi perintah kepada saya selaku pengguna anggaran pada kegiatan pemeliharaan Jalan Wonokerto-Tahunan-Tegaldowo,” ujar Agus. (Ahmad Feri/Sumarni)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →