Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Sentra Kuliner di Depan Plasa Kudus Terancam Di Tutup



Reporter:    /  @ 02:50:57  /  21 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Sentra Kuliner yang dibuat Pemerintah Kabupaten Kudus di depan Plasa Kudus terancam tutup. Hal itu karena pedagang yang berjualan semakin berkurang, dan pedagang lainnya tidak lagi bersedia berjualan.

”Saya akan menemui para PKL di sana. Kami akan membicarakan tindakan berikutnya untuk mereka, apakah akan tetap lanjut atau harus ditutup,” kata Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Dagsar) Kudus Sudiharti kepada Koran Muria, Senin (20/10).

Menurutnya, Dagsar sudah mengundang PKL yang berjualan di Sentra Kuliner itu sebelumnya. Dalam pertemuan itu direncanakan dihadiri semua PKL yang berjualan di sana. Jika PKL masih tidak mau berjualan, gerobak yang diberikan pemkab akan ditarik dan dikembalikan ke Bagian Aset.

Sudiharti menilai selama ini PKL sangat manja. Sebab mereka tidak mau membuat menarik dagangannya sepi pembeli. ”Mereka terlalu bergantung kepada pemkab. Bahkan untuk membeli lampu saja harus bilang ke kami. Padahal mereka seharusnya dapat melakukan sendiri. Sebab tempat dan fasilitias \sudah kami berikan secara cuma-cuma,” ujarnya.

Menurut dia, Sentra Kuliner akan dipastikan layak untuk berjualan jika masih tetap berjualan secara rutin. Namun karena selama beberapa bulan tidak berjualan, maka dimungkinkan centra kuliner akan ditutup.

Dia menambahkan, setiap hari rata-rata hanya ada sekitar 2-4 PKL yang berjualan di Sentra Kuliner. Padahal seharusnya yang berjualan sebanyak 19 PKL. Mereka enggan berjualan karena mengeluh sepi pembeli.

”Orang berdagang itu kan tidak langsung laku semua, membutuhkan proses yang panjang. Diperlukan waktu untuk menarik pembeli. Kalau saja mereka mau bersabar dan berusaha, saya yakin dagangan mereka laku dan kami juga akan membantu mempromosikannya,” tuturnya.

Dia menjelaskan, jika nantinya Sentra Kuliner tutup, dimungkinkan akan diisi oleh PKL RSUD. Sebab jarak yang dekat dengan lokasi berdagang PKL tersebut menjadi solusi meramaikan Sentra Kuliner. (Faisol Hadi / Suwoko)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →