Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Pedagang di Pasar Ngabul Lama Pasang Spanduk Penolakan



Reporter:    /  @ 02:43:12  /  21 Oktober 2014

    Print       Email

Spanduk berukuran besar berisi penolakan relokasi, terpasang di depan Pasar Ngabul Lama, kemarin. Mereka tetap bertahan di pasar yang lama, meski sudah diberi batas waktu untuk pindah. (KOMA / Wahyu KZ)

JEPARA – Menjelang batas akhir waktu yang diberikan pemkab untuk merelokasi pedagang di Pasar Ngabul Lama, belum juga mendapat tanggapan. Bahkan, para pedagang malah memasang spanduk bertuliskan penolakan relokasi yang dipasang di depan pasar. Padahal, batas waktu yang diberikan hingga Kamis (23/10) pekan ini.

Dari pantuan Koran Muria di lapangan, terdapat sejumlah spanduk berisi penolakan yang dibentangkan di depan pasar. Salah satunya adalah spanduk berukuran besar, yang dipasang di depan pintu masuk Pasar Ngabul Lama. 

Salah satu anggota Paguyuban Pedagang Pasar Ngabul Lama Rozak mengatakan pemasangan spanduk tersebut, merupakan ekspresi dari kekecewaan para pedagang yang merasa hak mereka diabaikan pemkab. Yakni, soal rencana pemindahan pedagang pasar ke lokasi yang baru. Ia menyebutkan, pada Minggu (19/10) sore, Wakil Bupati Subroto menemui sejumlah pedagang. 

”Dalam pertemuan itu, wakil bupati sempat menjanjikan jika pedagang bisa menempati pasar baru tanpa biaya. Tapi ternyata, janji itu hanya pemanis di bibir. Buktinya, tak lama kemudian, beliau menelpon saya dan menyatakan, kalau gratis itu hanya sampai setahun saja, dan pindah lagi ke pasar lama setelah diperbaiki,” kata Rozak, Senin (20/10).

Ia mengaku sangat kecewa, dengan pernyataan yang disampaikan wakil bupati tersebut. Oleh karenanya, para pedagang memasang spanduk penolakan relokasi di depan pasar. ”kami bertekad tidak mau pindah ke pasar yang baru,” imbuh Rozak. 

Kepala Pasar Ngabul Lama Endar Setyoroso menyatakan, sejauh ini aktivitas di pasar masih berlangsung seperti biasanya. Pihaknya hanya bisa menunggu instruksi dari pemkab, mengenai kebijakan relokasi pedagang di Pasar Ngabul Lama. 

”Dari yang saya tahu, rencana pemindahan tetap masih berlangsung. Para pedagang masih diberi waktu hingga Kamis (23/10) besok, untuk pindah ke Pasar Ngabul Baru. Hari ini, kami lakukan sosialisasi lagi, dengan harapan mereka mau dipindah,” jelas Endar. 

Di Pasar Ngabul Lama, lanjutnya, sudah ada 114 pedagang yang membayar uang muka. Sedangkan sisanya dari 412 pedagang yang ada, belum membayar uang muka kios atau los baru di tempat relokasi. (Wahyu KZ / Aries Budi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →