Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

Jenazah TKI Pundong Dimakamkan, 1 Korban Selamat



Reporter:    /  @ 02:35:46  /  21 Oktober 2014

    Print       Email

REMBANG – Muhtarom (35) jenazah TKI asal Kabupaten Rembang yang meninggal dunia akibat tenggelam di Perairan Malaysia, Selasa (14/10) pekan lalu, telah tiba di rumah duka, Dusun Pundong, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sedan, Minggu (19/10) sekitar pukul 01.00 WIB. Sedangkan Choirul Anam yang dikabarkan ikut tenggelam, ternyata selamat dari kecelakaan laut tersebut.

”Setelah mendapat informasi jenazah telah tiba di rumah duka, kami langsung ke rumah duka untuk prosesi pemakaman. Sedangkan Choirul Anam diinformasikan sehat wal afiat, dan menurut keluarganya Choirul telah kembali bekerja lagi di Malaysia,” ujar Kepala Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinsosnakertrans Rembang, Sunarto, kemarin.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rembang Abdul Hafidz memberikan santunan kepada keluarga almarhum Muhtarom. Selain itu, pihaknya juga tengah mengevaluasi kejadian naas tersebut. Hal itu terkait ketidakjelasan status korban di Malaysia, apakah berangkat secara resmi atau tidak. Sehingga sempat petugas kesulitan mencari informasi dan identitas para korban.

”Kami selaku pemerintah daerah, harus memberikan perlindungan dan wajib bertanggungjawab kepada warga Rembang. Sebagai sesama manusia, wajib saling melindungi,” imbuhnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Muhtarom (35), TKI asal Dusun Pundong, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sedan,  dikabarkan meninggal di perairan Malaysia. Sedangkan Choirul Umam (20) yang merupakan tetangga korban, diduga ikut kapal yang ditumpangi Muhtarom.

Salah seorang kerabat Muhtarom, Labib  mengatakan, keluarga di Dusun Pundong, Desa Sidomulyo menerima kabar bahwa mayat Muhtarom bersama dua mayat lain. Yakni  seorang laki-laki dan satu perempuan, ditemukan polisi Diraja Malaysia. Identitas Muhtarom terungkap setelah polisi menemukan ponsel yang bersangkutan. Dari nomor ponsel ini, kemudian pihak rumah sakit menghubungi nomor istrinya di Pundong, Desa Sidomulyo.

Sementara itu, Kepala Kepala Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sunarto mengatakan, dari tiga jasad yang ditemukan, baru satu yang telah teridentifikasi, yakni Muhtarom. Sedangkan dua korban meninggal lainnya masih harus diteliti lebih lanjut. 

”Berdasarkan data TKI asal Rembang di Malaysia, nama Muhtarom dan Choirul Umam tidak tercantum. Keduanya diduga berangkat ke Malaysia secara tidak resmi,” tandasnya. (Ahmad Feri/Sumarni)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →