Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Banaspati Tak Akan Intervensi



Reporter:    /  @ 01:55:16  /  21 Oktober 2014

    Print       Email

Banaspati memberikan dukungan penuh kepada Persijap saat melakoni salah satu pertandingan di kompetisi ISL. Banaspati berharap Persijap lebih bagus di musim depan. (KOMA / Sundoyo Hardi)

JEPARA – Setelah terdegradasi ke Divisi Utama musim 2015, kelompok suporter Banaspati (Barisan Suporter Persijap Sejati) sempat menyatakan keinginan mereka agar Persijap tampil maksimal di musim depan. Sehingga dapat segera kembali ke kasta tertinggi Indonesian Super League (ISL).

Tentunya, untuk mencapai keinginan tersebut, tim berjuluk Laskar Kalinyamat harus menyiapkan skuad kompetitif. Tetapi untuk membuat skuad yang kuat, manajemen Persijap wajib menyiapkan dana yang tidak sedikit. Padahal, setelah tidak diperbolehkannya lagi memakai dana APBD di sepak bola profesional, Laskar Kalinyamat selalu mengalami krisis finansial.

 Beberapa musim terakhir, prahara gaji pemain sangat akrab dengan Persijap. Karena itulah, bisa atau tidaknya Persijap membuat tim solid, tentu berada dalam tanda tanya.

Humas Banaspati Jamed mengakui jika suporter ingin melihat Persijap seperkasa kala masih diperbolehkan menggunakan APBD. ”Ya semua suporter tentu sangat ingin Persijap maju. Materi pemain bagus dan bisa dan mampu kembali ke kasta tertinggi,” jelasnya.

Tetapi dengan kondisi finansial yang tak kunjung membaik,  pihaknya menyadari hal itu. Termasuk,  bila akhirnya manajemen memutuskan lebih menggunakan banyak pemain lokal, menurut perwakilan Banaspati ini, tidak masalah. 

Kata dia, yang terpenting gaji pemain di musim depan lebih tertib. Sebab Banaspati sudah bosan mendengar prahara demi prahara yang berkecamuk dalam tim Laskar Kalinyamat. Lagipula, kata Jamed, banyaknya pemain lokal belum tentu membuat kualitas tim Persijap buruk.

 Apalagi Jepara pernah menghasilkan pemain-pemain berkelas seperti Gunawan , Agung, dan masih banyak lagi. ”Materi pemain seperti apa, terserah manajemen di musim depan.  Mau lokalan atau yang bagus terserah. Kalau bisa, memaksimalkan pemain lokal. Yang penting buat saya jangan sampai gaji pemain telat-telat lagi,” katanya. (Wahyu KZ / Akrom Hazami)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →