Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Banyak ABK di Kabupaten Jepara Butuh Perhatian



Reporter:    /  @ 01:41:26  /  21 Oktober 2014

    Print       Email

Anak dengan kebutuhan khusus mendapat perhatian ekstra dari guru kelasnya. Di Jepara, masih banyak anak berkebutuhan khusus yang belum mendapat pelayanan maksimal.

JEPARA – Anak berkebutuhan khusus (ABK) usia 0-18 tahun di Kabupaten Jepara, masih banyak yang belum mendapatkan perhatian khusus. Oleh karena itu, Tim Penggerak PKK Jepara bekerjasama dengan Balai Pengembangan Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Jawa Tengah, menyelenggarakan koordinasi pengembangan pada penguatan jejaring pendidikan khusus. Salah satunya melalui penyuluhan tentang ABK.

 

Kepala Seksi Pembinaan dan Evaluasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Marfuah mengatakan, fasilitas dan pelayanan pendidikan khusus bagi ABK, harus mendapat perhatian ekstra serius. Sehingga, mereka bisa meningkatkan potensi dan kemampuan yang dimilikinya.

”ABK sampai sekarang dan ke depan nanti, harus mendapatkan perhatian yang

lebih. Sehingga, mereka bisa mengembangkan potensi yang dimiliki sebagai bekal menjalani hidup dengan sewajarnya,” kata Marfuah, kemarin.

Menurutnya, ABK sendiri adalah klasifikasi untuk anak dan remaja yang secara fisik, psikologis dan sosial yang mengalami masalah serius. ABK juga bisa diartikan, mempunyai

kekhususan dari segi kebutuhan layanan kesehatan, pendidikan dan kebutuhan akan kesejahteraan sosial serta bantuan sosial. 

”Ada banyak macamnya. Mulai dari kesulitan belajar, autisme, hiperaktif, gangguan aktivitas motorik sampai indigo. Dengan kegiatan ini, diharapkan bisa meningkatkan kesadaran orang-orang di sekitar mereka, lebih peka dan peduli terhadap keberadaan ABK,” jelas Marfuah. 

Lebih lanjut Marfuah menjelaskan, tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan

pengetahuan kepada kader PKK dalam mengenal, memahami, mengidentifikasi karakter dan perkembangan AKB. Kemudian, menjaring data ABK yang belum sekolah di wilayahnya

masing-masing. ”Dari data tersebut diharapkan, bisa menjadi acuan bagi pemkab untuk menyusun program-program yang terkait dengan upaya peningkatan potensi ABK,” tandasnya. (Wahyu KZ / Aries Budi) 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →