Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Harga Ikan Turun



Reporter:    /  @ 02:20:15  /  20 Oktober 2014

    Print       Email

Pembuat ikan asin di Desa Panggung, Kecamatan Kedung sedang menjemur hasil produksinya. Saat ini, harga jual ikan asin mengalami penurunan ketika produksi melimpah. (KOMA / Wahyu KZ)

JEPARA – Produksi ikan asin di musim kemarau ini sangat melimpah. Warga Jepara yang berprofesi sebagai pembuat ikan asin, bisa memanen ikan asin dalam jumlah besar. Namun, kondisi tersebut justru merugikan warga, karena harga ikan asin mengalami penurunan.

Salah satu pemilik usaha ikan asin di Desa Panggung, Kecamatan Kedung, Nur Khamid mengatakan, musim kemarau yang cukup panjang sejak pertengahan tahun hingga sekarang, membuat produksi ikan asin meningkat. Namun, melimpahnya produksi ikan asin di Jepara tidak dibarengi denga peningkatan harga jual ikan asing. Bahkan, kondisi tersebut diperparah dengan serbuan produk serupa dari Thailand dan Vietnam.

”Sua bulan terakhir ini, harga ikan asin di bawah harga normal. Biasanya, ikan asin dijual dengan harga berkisar antara Rp 25 ribu-Rp 26 ribu per kilogram,” kata Nur Khamid ketika ditemui Koran Muria, kemarin.

Menurut Nur Khamid, harga ikan asin sekarang ini hanya Rp 20 ribu-Rp 21 ribu per kilogram saja. Harga tersebut, diakuinya tidak bisa menutup ongkos produksi yang dikeluarkan, dan keuntungan yang didapat semakin berkurang. ”Sehari, saya bisa produksi ikan asin 3-4 ton,” imbuhnya. 

Nur Khamid menjelaskan, meski ada penurunan harga jual, namun tidak berpengaruh pada permintaan masyarakat akan ikan asin. Sehingga, dirinya tetap memproduksi ikan asin, walaupun harga jualnya turun sekitar Rp 5 ribu per kilogram. 

”Biasanya, ada pembeli yang datang ke sini. Selama ada permintaan, maka saya akan tetap berproduksi,” jelasnya. (Wahyu KZ / Aries Budi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →