Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

PMI Kejar Target 13.500 Kantong Darah



Reporter:    /  @ 01:41:39  /  20 Oktober 2014

    Print       Email

Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) merapikan kantong darah pendonor di kantor unit transfusi darah PMI. Tahun ini stok darah di PMI Grobogan belum memenuhi target atau kurang 3.250 kantong. (ANTARA)

GROBOGAN – Stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan belum memenuhi target. Sejak Januari-September 2014 stok darah di PMI sebanyak 10.250 kantong atau kurang 3.250 kantong, karena target persediaan darah tahun ini 13.500 kantong.

Kepala Seksi Pencari Pelestari Donor Darah Sukarela (P2D2S) Ahmad Jamari mengatakan, target stok darah dalam setahun harus mencapai 13.500 dan 15.000 kantong darah diambil dari PMI daerah lain. Selain itu, stok darah PMI dua bulan terakhir mengalami kekurangan.

”Stok darah dari PMI kota lain kurang 1.975 kantong. Tahun kemarin PMI memenuhi target, kalau target tahun ini tidak terpenuhi ya kami akan kena imbasnya,” ujarnya, kemarin.

Akibat stok darah kurang pada Juli-Agustus 2014, lanjut dia, PMI Grobogan mendatangkan stok darah dari PMI daerah tetangga.”Pada dua bulan itu juga bertepatan dengan bulan puasa, sehingga pendonor berkurang,” terangnya.

Untuk mengantisipasi kekurangan stok darah, PMI berkeliling ke sekolah dan instansi pemerintah maupun swasta. Persediaan kantong darah pada Oktober ini masih aman, yakni lebih dari 200 kantong. Terdiri dari golongan darah A sebanyak 103 kantong, B terdapat 32, darah O ada 152, dan AB tercatat 22 kantong.

PMI Grobogan melayani pkebutuhan darah enam rumah sakit. Yakni RS Panti Rahayu Yakkum, RS Permata Bunda, RS Islam, RS Habibullah Sulur, Puskesmas Enggal Waras Godong, dan PKU Muhammadiyah Gubug. Sejumlah rumah sakit tersebut mengambil darah rata-rata 60 kantong per hari. (Nurokhim/Sumarni)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →