Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Persiku Terancam Sanksi PSSI



Reporter:    /  @ 01:19:03  /  20 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Penuntasan persoalan gaji sebesar Rp 411 juta saat ini semakin melilit manajemen Persiku. Pasalnya, salah satu klausul keikutsertaan kompetisi musim depan, apapun levelnya, mengharuskan kesebelasan tidak boleh meninggalkan persoalan pemenuhan hak anggota.

Artinya, jika manajemen tak bisa melunasi tunggakan, tak menutup kemungkinan Persiku tidak dapat berlaga di kompetisi manapun. Hal tersebut tentunya akan menambah derita panjang Macan Muria yang dipastikan turun kasta dari Divisi Utama.

”Untuk itu kami masih berusaha keras untuk bisa menyelesaikan tunggakan. Dari awal kami sudah bertekat untuk memberikan hak pemain selama dua bulan tersebut,” kata manajer Persiku, Agus Imakudin.

Hanya saja, sejauh ini belum ada donatur untuk melunasi tunggakan. Padahal nominal Rp 411 juta sangat besar. Jika mengandalkan uang pribadi, ia pun mengaku tak kan sanggup melakukannya.

”Kami memang membutuhkan bantuan, tak mungkin bisa kami lakukan sendiri. Tapi, sedikit banyak pasti ada uang pribadi yang akan dikeluarkan. Semua itu untuk keberlangsungan Persiku,” terangnya.

Politisi PDIP tersebut pun menepis tudingan sejumlah pihak yang menilai manajemen akan melupakan kuajiban tersebut. Hingga sekarang pihaknya masih berusaha.

”Ini bukan perkara mudah. Tak semudah membalikkan tangan mendapatkan uang. Apalagi kompetisi sudah selesai. Kami harap semua bersabar, dan jangan ada yang menggembosi dari belakang,” ungkap Imakudin.

Sebelumnya, selama Liga berjalan manajemen hanya mendapat dana Rp 300 juta dari sponsor. Dana tersebut berasal dari Bank Jateng Rp 100 juta, Nojorono Rp 20 juta, KSP Logam Mulia Rp 20 juta dan Pura Rp 20 juta. Sisanya bersal dari penjualan tiket sebesar Rp 140 juta. (Supriyadi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →