Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

Stadion Kridosono Butuh Renovasi



Reporter:    /  @ 01:12:39  /  20 Oktober 2014

    Print       Email

Sejumlah pemain sepak bola melakukan latihan rutin di Stadion Kridosono Blora. Sejumlah kalangan meminta agar stadion ini direnovasi menyusul buruknya kondisi lapangan.

BLORA – Peluang Persikaba Blora untuk lolos ke babak lanjutan Liga Nusantara Jateng telah tertutup. Hal itu menyusul kalahnya Persikaba dari Persekap Kabupaten Pekalongan. Kendati demikian, sejumlah kalangan tetap berharap agar fasilitas penunjang klub harus direnovasi. Satu di antaranya adalah Stadion Kridosono.

Mereka mendesak Pemkab Blora untuk memperbaiki stadion terbesar di Kabupaten Blora itu. Minimal perbaikan yang dilakukan adalah pada kondisi lapangan. Sebab selain tidak rata, lapangan di Stadion Kridosono terbilang keras. Saat hujan kondisi lapangan menjadi becek. Sedangkan ketika musim kemarau akan banyak rumput yang mengering. Apalagi kalau kompetisi dimulai 16 Juni. Saat itu sudah memasuki musim kemarau.

”Harus ada perbaikan Stadion Kridosono. Kalau tidak diperbaiki jangan harap Persikaba ditunjuk sebagai tuan rumah.” ujar Eddy, salah satu suporter Persikaba dikutip Info Blora.

Persikaba, menurut Eddy, pernah beberapa kali ditunjuk menjadi tuan rumah Kompetisi Divisi di tahun-tahun sebelumnya. Ketika itu kondisi lapangan di Stadion Kridosono masih cukup bagus setelah beberapa bagian diperbaiki.

 Namun kini Stadion milik Pemkab Blora itu tak pernah lagi mendapatkan alokasi dana APBD untuk perbaikan bahkan pemeliharaan rutin. Padahal hampir setiap hari stadion tersebut dipakai untuk kegiatan sepak bola.

Stadion Kridosono  merupakan salah satu stadion sepak bola utama di Blora. Stadion Kridosono berada di Jalan Rajawali Barat, Blora. Lokasinya berada di tengah kota dan bersebelahan dengan taman bermain sarbini, perpustakaan umum, serta Gelanggang Remaja Kolonel Sunandar. 

Stadion ini juga menjadi markas Klub Persikaba Blora. Meskipun stadion ini masuk dalam tipe stadion lama dan berada di kategori D, stadion ini mampu menampung sekitar 10.000 orang penonton.

Selain sebagai markas Persikaba.  Stadion ini juga digunakan oleh beberapa sekolah sepak bola, antara lain : Putra Mustika dan Garuda.  Stadion ini juga digunakan beberapa jenis kegiatan olahraga lainnya. Misalnya, atletik, lari, lempar lembing dan lempar cakram.  

Pada beberapa tahun silam, Stadion Kridosono juga digunakan untuk event-even selain olahraga. Seperti untuk acara kesenian, area kampanye partai politik. Namun karena menimbulkan berbagai konflik dan untuk menjaga kesuburan. Maka sampai saat ini kegiatan selain olahraga, dilarang menggunakan stadion ini. (Akrom Hazami)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →