Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Kemacetan di Colo Sulit Teratasi



Reporter:    /  @ 03:22:52  /  18 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kudus Didik Suguharto mengaku mengalami kesulitan untuk menertibkan kemacetan di wilayah Colo, Kecamatan Dawe. Banyaknya pengunjung yang datang ke lokasi wisata, tak sebanding dengan lebar jalan yang ada.

”Di Colo itu, banyak tempat wisata, seperti air terjun dan pesanggrahan. Selain itu juga pengunjung juga banyak yang datang untuk berziarah. Lokasi tersebut selalu ramai dikunjungi peziarah,” kata Didik kepada Koran Muria, Jumat (17/10).

Menurutnya, Dishub tidak dapat berbuat lebih untuk mengatasi kemacetan tersebut. Sebab lebar jalan di kawasan tersebut tak bisa lagi dilebarkan. Sebab jalannya sudah mentok di tepi jurang. 

Dia mengatakan, kemacetan paling parah terdapat dalam tanjakan ke arah Terminal Wisata Colo. Di tanjakan tersebut, sering ada bus yang naik memaksakan kendaraannya. Sehingga bus hanya mampu melaju dengan pelan. Akibatnya kendaraan yang ada dibelakangnya harus mengikuti bus tersebut dengan kecepatan rendah.

”Banyak kendaraan yang ke sana tidak semuanya dalam kondisi baik. Padahal keamanan penumpang seharusnya menjadi hal yang utama. Namun sering bus yang tidak kuat nekat untuk naik, itu juga menjadi kendala kami,” ujarnya.

Menurut Didik, pihaknya juga menemui kendala di Terminal Wisata Colo. Terminal yang hanya mampu menampung sekitar 70 bus itu, sering penuh. Akibatnya jalannya menjadi tempat parkir kendaraan. Sehingga jalan yang sudah macet menjadi semakin macet.

Melihat kondisi tersebut, Dishubkominfo telah mengkaji pemindahan Terminal Colo. Jika terminal dipindah di bawah, keselamatan pengunjung lebih terjamin. Dan kendaraan yang ke atas bisa dibatasi hanya kendaraan pribadi saja.

”Pemindahan terminal tetap kami upayakan. Sebab kalau seperti itu terus bisa gawat. Apalagi setiap tahun pada musim ziarah, pengunjung selalu bertambah. Sehingga keselamatan pengunjung juga harus diutamakan,” tuturnya.

Didik menjelaskan, rencananya terminal akan dipindah ke Desa Kajar. Lokasi tersebut tidak terlalu dekat dengan Colo, namun mudah dijangkau. Untuk mengangkut pengunjung sampai ke atas, akan disiapkan angkutan yang dari Dawe. (Faisol Hadi / Suwoko)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →