Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

Keluarga TKI Meninggal Cemas



Reporter:    /  @ 02:38:28  /  18 Oktober 2014

    Print       Email

REMBANG – Setelah Muhtarom (35), TKI asal Dusun Pundong, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sedan,  dikabarkan meninggal di perairan Malaysia, kini Choirul Umam (20) yang merupakan tetangga korban meninggal, diduga tewas setelah kapal yang ditumpangi bersama Muhtarom tenggelam di Perairan Malaysia, pada Selasa (14/10) pagi.

Salah seorang kerabat Muhtarom, Labib  mengatakan, keluarga di Dusun Pundong, Desa Sidomulyo menerima kabar bahwa mayat Muhtarom bersama dua mayat lain, yakni  seorang laki-laki dan satu perempuan, ditemukan polisi Diraja Malaysia. Identitas Muhtarom terungkap setelah polisi menemukan ponsel yang bersangkutan. Dari nomor ponsel ini, kemudian pihak rumah sakit menghubungi nomor istrinya di Pundong Desa Sidomulyo.

”Keluarga Umam kini juga sedang diselimuti kecemasan. Menurut temannya yang masih bekerja di Malaysia, Umam berada dalam satu kapal dengan Muhtarom. Keluarga Muhtarom saat ini menunggu pemulangan jenazah. Sementara keluarga Choirul Umam juga menunggu kabar pasti mengenai nasib anaknya yang kerja ke Malaysia, setelah lulus SMA itu,” kata Labib, Jumat (17/10).

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Rembang Waluyo mengatakan, pihaknya telah mengurus kepulangan jenazah Muhtarom dan mencari informasi kepasian nasib Choirul Umam. Dinsosnakertrans telah menugaskan anak buahnya untuk berkoordinasi dengan Dinsosnakertrans Jawa Tengah.

”Saya tugaskan Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Kasi Tenaga Kerja saya ke Dinas Tenaga Kerja Provinsi dan ke BP3TKI Jawa Tengah, untuk koordinasi dan minta tolong prosedur pemulangan TKI yang meninggal,” ujar Waluyo.

Sementara itu, Kepala Kepala Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sunarto mengatakan, nasib Choirul Umam belum jelas. Karena dari tiga jasad yang ditemukan, baru satu yang telah teridentifikasi, yakni Muhtarom. Sedangkan dua korban meninggal lainnya masih harus diteliti lebih lanjut. 

”Berdasarkan data TKI asal Rembang di Malaysia, nama Muhtarom dan Choirul Umam tidak tercantum. Keduanya diduga berangkat ke Malaysia secara tidak resmi,” tandasnya.(Ahmad Feri/Sumarni)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →