Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

”Pak Ogah” Dilarang Tarik Pungutan Pengendara



Reporter:    /  @ 02:26:06  /  18 Oktober 2014

    Print       Email

Pengendara truk memberikan uang kepada warga pengatur lalu lintas atau Pak Ogah di Jalan Wirosariyang sedang diperbaki, kemarin. Polres Grobogan melarang warga menarik pungutan dari para pengendara. (KOMA / Nurokhim)

GROBOGAN – Polres Grobogan melarang keras warga menarik pungutan atau imbalan dari para pengendara yang melintas di kawasan proyek pembangunan jalan. Apabila petugas menemukan adanya praktik pungutan liar oleh warga yang mengatur arus lalu lintas di jalan raya atau biasa disebut Pak Ogah, maka warga yang bersangkutan akan ditindak tegas.

Kasatlantas Polres Grobogan AKP Parno menyatakan, larangan tersebut sebagai tindak lanjut atas keluhan dari para pengguna jalan. Karena aksi Pak Ogah di sejumlah titik proyek perbaikan jalan telah meresahkan masyarakat, khusussnya para pengguna jalan.

”Kami telah berkoordinasi dengan PT Bina Marga Provinsi supaya tidak menggunakan jasa Pak Ogah. Jika memang ada warga yang mengatur lalu lintas di lokasi perbaikan jalan, murni untuk membantu membuka dan menutup jalan agar tidak terjadi macet, bukan meminta imbalan secara paksa,” paparnya.

Kapolres Grobogan AKBP Langgeng Purnomo menyatakan, Balai Pelaksana Teknis (BPT) Bina Marga Jateng dan Dinas Bina Marga Grobogan melarang menyewa jasa Pak Ogah. Keberadaan mereka tidak resmi dan dilarang beroperasi di sekitar proyek pembangunan atau perbaikan jalan di wilayah Grobogan. 

”Tugas Pak Ogah akan digantikan anggota Linmas desa setempat, untuk mengatur lalu lintas di jalan yang sedang diperbaiki,” imbuhnya.

Selain itu, kebijakan tersebut juga untuk mencegah aksi premanisme Pak Ogah di Jalan Purwodadi-Solo, tepatnya di depan Stasiun Ngrombo pada  Selasa (9/9) lalu. Seorang sopir truk tidak memberikan rokok kepada dua orang Pak Ogah yang berujung pada perusakan truk.  (Nurokhim/Sumarni)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →