Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Di Denmark Open, Ahsan/Hendra Menjadi Harapan



Reporter:    /  @ 01:07:12  /  18 Oktober 2014

    Print       Email

Pebulutangkis PB Djarum Pasangan Hendra/Ahsan melaju ke babak perempat final kejuaraan bulu tangkis Denmark Open Super Series Premier 2014

KUDUS – Indonesia menyertakan dua pasang ganda putra menuju babak perempat final kejuaraan bulu tangkis Denmark Open Super Series Premier 2014. Pasangan Hendra/Ahsan serta Markis Kido/Gideon Marcus Fernaldi berhasil memenangi pertandingan di babak kedua yang dilangsungkan kemarin (17/10).

Perjalanan juara All England 2014 ini menuju babak perempat final berjalan dengan baik. Mereka berhasil mengalahkan pasangan Tiongkok Cai Yun/Lu Kai. Di game pertama, Ahsan/Hendra bermain lebih lama hingga melewati deuce. Tampil terburu-buru dan banyak melakukan kesalahan sendiri, Ahsan/Hendra akhirnya bisa menutup game pertama dengan 24-22. Di game kedua  ganda Indonesia mulai memperbaiki kesalahan dan menang dengan angka cukup jauh, 21-13.

”Di game pertama, kami terlalu terburu-buru, ingin cepat dapat poin tetapi malah mati-mati sendiri. Seharusnya mengatur dulu baru menyerang. Berbeda dengan di game kedua, kami dapat posisi enak untuk menyerang duluan,” ujar Hendra kepada badmintonindonesia.org.

Pasangan Tiongkok itu mempunyai kekuatan pukulan yang kencang. Mereka juga berani dalam mendahului bola-bola depan. ”Sementara kami responsnya masih lambat,masih belum in. Kemenangan di game pertama memang membuat hati kami lebih tenang,” tambah Ahsan.

Di babak perempat final mereka akan kembali dengan pasangan Tiongkok lainnya, Fu Haifeng/Zhang Nan. ”Buat kami mau bertemu Lee/Tsai atau Fu/Zhang sama saja. Kedua pasangan ini pukulannya kencang-kencang. Ini yang mesti kami waspadai,” lanjut Hendra.

Sementara itu pasangan Markis Kido/Gideon Marcus Fernaldi akan berjumpa unggulan pertama Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong pada babak perempat final. Sebelumnya di babak kedua Kido/Gideon menundukkan Max Schwenger/Josche Zurwonne dengan 21-7, 21-18.

Di ganda putri, harapan Indonesia untuk merebut gelar juara, akhirnya sirna. Pia Zebadiah Bernadeth/Rizki Amelia Pradipta gagal mengalahkan mantan pasangan nomor satu dunia Wang Xiaoli/Yu Yang setelah kalah straight game 19-21, 16-21. 

Pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses menghentikan perlawanan ganda campuran China, Lu Kai/Huang Yaqiong, dengan skor 21-12, 21-11. Tiket babak perempat final pun berhasil diamankan Tontowi/Liliyana yang merupakan unggulan keempat.

Meskipun sempat bermain sengit rubber game di pertemuan sebelumnya, namun pertarungan kali ini benar-benar dikuasai oleh Tontowi/Liliyana. Sedangkan Lu/Huang tak dapat berbuat banyak dan cenderung hanya meladeni ritme permainan yang dijalankan Tontowi/Liliyana. Pasangan muda Tiongkok ini juga terlihat sering melakukan kesalahan sendiri hingga poin terus bertambah untuk Tontowi/Liliyana. Di India Open Super Series 2014, Tontowi/Liliyana dipaksa bermain tiga game dengan skor 21-18, 11-21, 21-13. (Akrom Hazami)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →