Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Stok Air PDAM Kabupaten Kudus Menurun



Reporter:    /  @ 02:50:19  /  17 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kudus Ahmadi Syafa menyatakan, stok air baku dari sumur yang dikelola semakin menipis. Hal itu berdasarkan data yang dimiliki hasil pemantauan sepanjang musim kemarau hingga saat ini.

”Debit air sejumlah sumur produksi yang ada saat ini memang mengalami penurunan secara bervariasi sejak beberapa bulan terakhir. Ini disebabkan dampak musim kemarau yang berkepanjangan,” Kata Ahmadi, Kamis (16/10).

Menurutnya, PDAM melakukan pantauan pada bulan September 2014 lalu. Dan di semua sumur produksi, terdapat penurunan debit air. Penurunan tersebut mencapai 2 meter untuk level statis.

Dia mengatakan, Penurunan sebelumnya, terjadi pada semua sumur produksinya berkisar antara 0,8 meter hingga sekita 1 meter. Bahkan, dampak musim kemarau juga mengakibatkan satu sumur produksi milik PDAM di Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, tidak bisa dimanfaatkan karena airnya habis.

”Penurunan debit air seperti Ini sudah biasa terjadi saat kemarau. Biasanya, ketika musim hujan debit airnya kembali normal, dan pasokannya juga kembali normal lagi. Termasuk juga sumur di Gondosari itu,” ujarnya.

Menurut dia, dampak musim kemarau tidak hanya mengakibatkan penurunan debit air sumur produksinya yang memiliki kedalaman hingga 150 meter. Namun juga mendongkrak biaya produksi.

Meski demikian, Ahmadi mengatakan pelanggan PDAM Kudus tidak perlu khawatir kondisi yang dialami tersebut. Karena stok air milik PDAM dipastikan cukup aman untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan.

”Awalnya, pipa untuk pengambilan air berada di kedalaman 26 meter. Sekarang harus diturunkan kembali menjadi 80 meter lebih dari kedalaman sumur yang mencapai 150 meter,” tuturnya.

Ahmadi mengatakan, jika pipa tersebut semakin dalam masuk ke dalam sumur, kapasitas pengambilan air dari masing-masing sumur juga menurun. Selain itu, biaya produksinya juga semakin bertambah. 

”Sedangkan kapasitas produksi dari masing-masing sumur produksinya sekitar 10 liter per detik,” katanya. (Faisol Hadi / Suwoko)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →