Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Dinsosnakertrans Belum Terbuka Soal UMK



Reporter:    /  @ 02:13:25  /  17 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Besaran upah minimum kabupaten (UMK) 2015 hingga kini belum diusulkan pada Gubernur Jateng. Padahal, baik perwakilan buruh maupun pengusaha telah menyetor usulan nominal UMK, dan telah ada kesepakatan tripartid.

”Hingga hari ini (kemarin) besaran UMK Kudus untuk 2015 belum disepakati (tripartid). Sebab sampai saat ini (kemarin), masih dalam proses pembahasan,” kata Kepala Dinsosnakertrans Luthful Hakim kepada Koran Muria, Kamis (16/10).

Menurutnya, penentuan UMK memang tidak mudah. Sebab dari perwakilan pengusaha yakni Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kudus menginginkan UMK Kudus 2015 sebesar Rp 1,3 juta. Sedangkan buruh yang diwakili serikat pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kudus masih ngotot besaran UMK Rp 1,5 juta. 

”Belum sepakatnya kedua belah pihak, maka angka UMK Kudus belum bisa diusulkan (Gubernur Jateng),” tutur Luthful.

Dia mengatakan, pihaknya tetap mengakomodir usulan kedua pihak, baik dari Apindo maupun SPSI. Menurutnya, molornya pengusulan besaran UMK dinilai wajar.

”Seharusnya sudah ada kesepakatan Senin (13/10). Pada saat itu sudah silakukan pembahasan UMK dengan Bupati Kudus. Namun pihaknya mengaku belum final dan menyatakan malamnya dilakukan pembahasan lagi,” tuturnya.

Pada Rabu (15/10) kemarin, Luthful menyatakan besaran UMK yang akan diusulkan bisa diketahui kemarin. Namun saat dikonformasi, pihaknya menyatakan belum ada kesepakatan. Sehingga perlu dilakukan pembahasan kembali.

Sementara Anggota Dewan Pengupahan Bin Subiyanto mengatakan, angka UMK sudah disepakati pada Senin lalu. Dalam pembahasan yang dilakukan, UMK Kudus 2015 disepakati sebesar Rp 1.380.000.

”Menurut informasi yang saya dapat, UMK Kudus berdasarkan pembahasan sebesar Rp 1.380.000. Jumlah tersebut sudah disepakati oleh pemkab. Itu adalah nominal yang saya terima dari kabar yang ikut rapat (tripartid),” kata Bin. (Faisol Hadi / Suwoko)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →