Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Dinas Harus Tegas ke Percetakan



Reporter:    /  @ 02:09:17  /  17 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Masih belum selesainya proses pendistribusian buku Kurikulum 2013 ke sekolah, harusnya menjadi perhatian khusus. Terlebih Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, yang diminta untuk segera mendesak percetakan agar segera menyelesaikan kewajibannya.

Anggota Komisi D DPRD Kudus Kadaryono mengatakan, persoalan ini jangan kemudian dibiarkan berlarut-larut. ”Dinas harus memprioritaskan soal ini. Istilahnya ngemenke supaya buku-buku tersebut segera dikirimkan,” terangnya, kemarin (16/10).

Apalagi diketahui sekarang ini, para siswa sudah menjalankan ujian tengah semester (UTS). Berarti meski sudah berjalan selama setengah tahun ajaran, namun buku-buku tersebut belum juga kelar didistribusikan ke sekolah-sekolah.

“Padahal sebentar lagi juga pastinya akan ada ujian-ujian lain. Lah, kalau bukunya tidak segera didistribusikan, tahu-tahu sudah akhir tahun ajaran, terus buat apa buku-buku tersebut,” katanya.

Sebagaimana diketahui, distribusi buku Kurikulum 2013 memang tidak lancar. Untuk Kudus, buku yang baru terdistribusikan baru pada tingkatan SMP dan SMA saja. Itu pun belum sepenuhnya dilakukan. Sedang untuk tingkat SD, bahkan belum sama sekali buku tersebut sampai di sekolah.

Kadaryono mengatakan, dinas memang harus bersikap tegas kepada percetakan mengenai hal ini. Apalagi kemudian, kewajiban sekolah untuk membayar buku tersebut juga sudah dilakukan. ”Meski guru-gurunya bisa saja mencari bahan referensi di internet misalnya, tapi hak mereka untuk mendapatkan buku tersebut, kan sudah dilakukan. Jadi harus dipenuhi,” tegasnya.

Ini juga terkait dengan kondisi sekolah yang berbeda. Jika sekolah ada di tengah kota, barangkali tidak akan kesulitan untuk mendapatkan buku-buku tersebut. ”Tapi bayangkan dengan sekolah-sekolah yang jauh dari wilayah kota. Atau di pinggiran lokasinya. Mereka tentu saja akan menghadapi sejumlah kendala. Kan, kasihan kalau begitu,” katanya.

Ditambah lagi dengan berbagai persoalan yang terkait isi dari buku pelajaran itu sendiri. Beberapa di antaranya banyak dipersoalkan karena terlalu vulgar. Atau mengandung muatan yang tidak baik. ”Terlepas dari semua itu, yang jelas penuhi dulu kewajiban percetakan untuk mendistribusikan buku ke sekolah-sekolah. Dinas harus terus proaktif meminta tanggung jawab dari percetakan,” imbuhnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Hadi Sucipto mengatakan, buku Kurikulum 2013 akan segera terdistribusikan seluruhnya pada 28 Oktober 2014 mendatang. ”Itu adalah data yang kami dapat dari PT Kantor Pos. Semoga saja kemudian hal itu benar-benar bisa dilaksanakan, sehingga seluruh sekolah segera bisa mendapat buku Kurikulum 2013,” imbuhnya. (Merie)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →