Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

Perum Bulog sub-Divre II Pati Kesulitan Serap Beras Petani



Reporter:    /  @ 01:56:47  /  17 Oktober 2014

    Print       Email

PATI – Perum Bulog sub-Divre II Pati kesulitan memenuhi target penyerapan beras petani untuk tahun 2014. Sampai saat ini, beras petani yang terserap Perum Bulog sub-Divre II Pati baru terealisasi 92 ribu ton setara beras. 

Sementara, target tahun ini mencapai 146 ribu ton. Jumlah tersebut meningkat seribu ton dibanding target pada 2013, yakni 145 ribu ton. ”Kami pesimistis bisa merealisasikan target penyerapan tersebut. Karena dengan sisa waktu tiga bulan ini, untuk menyerap 53 ribu ton setara beras tentu butuh kerja ekstra keras,” kata Khozim, Kepala Perum Bulog sub-Divre II Pati kepada Antara.

Apalagi, lanjut dia, saat ini mayoritas petani baru memasuki awal musim tanam. Sulitnya merealisasikan target penyerapan, salah satunya disebabkan karena pada awal 2014, di beberapa kabupaten di wilayahnya mengalami bencana banjir.

Situasi tersebut ikut mempengaruhi produktivitas tanaman padi petani. Sekaligus berimbas pada kemampuan mitra bulog melakukan penyerapan beras petani. Dia menjelaskan, jumlah mitra Bulog di wilayah Pati terdapat 100 mitra. Mereka tersebar di lima kabupaten, yakni Kabupaten Kudus, Jepara, Rembang, dan Blora dan Pati

Meski demikian,Khozim memastikan, ketersediaan beras yang ada cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah eks-Keresidenan Pati selama 10 bulan ke depan. Berdasarkan data pekan ini, stok beras yang dikuasai oleh Perum Bulog Pati tercatat sebanyak 57.000 ton setara beras. Sementara, jumlah kuantum penyaluran per bulan sebanyak 5.600 ton beras.

Puluhan ribu ton beras hasil penyerapan tersebut, tersimpan di sejumlah gudang Bulog yang tersebar di lima kabupaten, yakni Kabupaten Pati, Kudus, Jepara, Rembang, dan Blora. Dengan demikian, kebutuhan beras masyarakat pada Hari Natal dan Tahun Baru nantinya tidak ada permasalahan. Ia mengatakan, stok beras tersebut merupakan hasil penyerapan atau pembelian terhadap beras petani melalui mitra Bulog.

Di sisi lain, penyaluran beras untuk keluarga miskin (raskin), pada tahun 2014 sudah tuntas sebelum Desember 2014. Hal itu, sebagai tindak lanjut atas surat edaran dari Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat perihal percepatan penyaluran raskin tahun 2014.  Hasilnya, kata dia, lima kabupaten di wilayah kerja Perum Bulog Pati berhasil menuntaskan penyalurannya hingga kepada. (Ali Muntoha)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →