Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

Truk Bermuatan Lebihi Harus Balik Kanan



Reporter:    /  @ 02:23:46  /  16 Oktober 2014

    Print       Email

REMBANG – Pengawasan operasional jembatan timbang di jalur Pantura Desa Temperak, Kecamatan Sarang, diperketat. Bahkan, pengelola jembatan timbang Sarang menyatakan telah melakukan penindakan tegas terhadap truk yang melanggar tonase atau bermuatan lebih dari 25 persen dari batas yang ditentukan.

”Sebagian besar truk muatan yang melintas di pantura Rembang telah kami paksa balik arah. Mereka kami tilang dan dibuatkan berita acara pengembalian ke daerah asal karena melanggar batas tonase,” ujar Kasi Pengawasan dan Operasional Jembatan Timbang Sarang Rusman Sayogo, Rabu

(15/10).

Sebelumnya, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyatakan tengah memantau secara intensif operasional jembatan timbang, termasuk jembatan timbang di pantura Sarang, Kabupaten Rembang.  Bagi kendaraan yang nekat melanggar jatah bobot muatan akan ditindak tegas dengan meminta pengemudi balik kanan alias pulang. 

”Sebab jika terus dipaksa, maka jalanan di kawasan Jawa Tengah akan semakin cepat rusak dan berpotensi menyebabkan kecelakaan tinggi. Kalau  muatan truk melebihi ketentuan dan dipaksakan, kita terima jalan moncrot dan kejadian kecelakaan meningkat,” ujar Ganjar Pranowo saat memberikan sambutan  seusai pelantikan PW Ansor Jawa Tengah di Pesantren Raudlatut Thalibien Leteh, Rembang, kemarin.

Politisi PDI Perjuangan itu menyebutkan, komplain atau protes yang diterima gubernur saat ini sebagian besar berkutat tentang infrastruktur yang buruk. Menurutnya, gangguan yang terjadi pada Jembatan Comal Pemalang saat menjelang Lebaran kemarin, telah mengacaukan berbagai sektor.

”Selain mengetatkan pengawasan di jembatan timbang, kami juga dorong PT Kereta Api Indonesia untuk segera mengaktifkan kembali jalur rel di wilayah Pantura,” katanya. (Ahmad Feri/Sumarni)

 

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →