Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Warga di Kudus Keluhkan Elpiji 3 Kg Langka



Reporter:    /  @ 01:40:23  /  16 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Sejunmlah warga di Kudus meresahkan kelangkaan elpiji 3 kilogram. Kelangkaan tersebut telah terjadi selama sepekan terakhir. Selain langka, elpiji tabung melon itu harganya juga melejit, hingga Rp 23 ribu per tabung.

Seorang warga Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu, Malikhan (33) mengatakan, beberapa hari terakhir ini tidak mendapatkan elpiji 3 kilogram. Padahal biasanya elpiji di daerahnya tidak pernah mengalami kelangkaan separah ini. Akibatnya dia membeli ke luar desa untuk mendapatkan elpiji.

”Kalau bisanya tiga hari sekali pasti ada elpiji di warung. Atau paling lambat lima harilah. Namun ini sudah sampai sepekan saya belum juga mendapatkan elpiji,” kata Malikhan kepada Koran Muria, Rabu (15/10)

Menurutnya, kelangkaan seperti sudah beberapa kali terjadi, terlebih dalam beberapa bulan terakhir. Karena langka, bahkan ada warga yang menggunakan kayu bakar untuk memasak.

Kelangkaan elpiji tidak hanya dirasakan oleh warga Kaliwungu saja. Warga di Kecamatan Kota juga mengeluhkan hal yang sama. Seorang warga Kota, Iyyudin (28) juga meresahkan hal yang serupa. Di daerahnya elpiji sudah beberapa hari kosong. 

”Kalau di daerah saya sulit mendapatkan elpiji 3 kilogram, namun kami masih bisa mengatasinya karena saya menggunakan juga elpiji jenis 12 kilogram,” ujarnya kemarin.

Dia mengatakan, kelangkaan elpiji memang tidak terlalu berpengaruh kepada yang memilki tabung 12 kilogram. Sebab mencari elpiji jenis tersebut lebih mudah. 

Seorang warga di Kecamatan Bae, Dhedy (24) juga mengatakan hal yang sama. Biasanya dialah yang diminta untuk membeli elpiji 3 kilogram untuk kebutuhan keluarganya di rumah. Namun beberapa hari dia kesulitan mendapatkan elpiji. Dan dia mendapatkan di daerah Mlati Norowito, Kecamatan Kota, dengan harga Rp 23 ribu. (Faisol Hadi / Suwoko)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →