Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Stok Pelatih Persiku Musim Depan Melimpah



Reporter:    /  @ 01:33:40  /  16 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Turunnya Persiku ke Liga Nusantara tentunya tak akan membuat tim kesayangan Wong Kudus tersebut kelimpungan memilih pelatih. Pasalnya, Kota Kretek sendiri saat ini tengah memiliki banyak pelatih profesional yang dipersyaratkan oleh PSSI.

Berkaca dari tahun lalu, PSSI dan Liga mensyaratkan tim yang berliga di Divisi Satu (mulai musim depan beralih nama Liga Nusantara) minimal memiliki sertifikat C. Sementara, Kudus memiliki sejumlah nama yang sudah memiliki persyaratan tersebut. Beberapa di antaranya adalah para asisten pelatih Persiku musim lalu.

”Ada banyak pelatih yang sudah memiliki sertifikat kepelatihan berlisensi C. Dua asisten pelatih Persiku Widhoro Heriyanto dan Cucun Sulitiyo sama-sama memiliki lisensi C. Bahkan, pelatih diklat saat ini, Hidayat sudah mengantongi lisensi B,” kata Teguh, anggota Korwil Ngahwo Suporter Macan Muria (SMM), kepada Koran Muria, kemarin (15/10).

Ketiganya, lanjut Teguh, sama-sama sudah mengenal karakter permainan Persiku. Bahkan, Widhoro dan Cuncun dianggap memiliki kedekatan emosional yang erat dengan Macan Muria.

Ini mengingat keduanya sudah lama membesut Persiku yang berlaga di Divisi Utama. Praktis, keduanya sudah faham betul kekurangan ataupun kelebihan Macan Muria. Sementara, Hidayat juga baru saja menunjukkan kualitasnya sebagai pelatih yang bisa diandalkan setelah sukses nangkring sebagai runner up Piala Suratin Zona Jateng musim 2014.

”Mereka semuanya sama-sama layak memimpin Persiku musim depan. Saya yakin dengan keahlian yang dimiliki Persiku tak akan lama berada di Liga Nusantara,” teranya.

Hanya saja, ia mengakui semua keputusan ada di manajemen Persiku. Jika manajemen menginginkan menggunakan jasa pelatih luar kota, hal tersebut pun wajar-wajar saja. Terlebih lagi, banyak eks pelatih Persiku yang memiliki rekam jejak bagus bersama Persiku.

”Kalau itu dilakukan tentunya harus mulai di list dari sekarang. Siapa tahu pelatih yang dituju sudah membuat kesepakatan dengan tim lain. Karena diakui atau tidak pelatih luar kota tentu akan lebih tergiur melatih tim Divisi Utama ataupun ISL,” tegasnya.

Sementara itu, Widhoro Heriyanto mengaku menyerahkan semua kepada manajemen. Pihaknya pun tak terlalu berhasrat untuk menjadi pelatih utama. ”Semua kami serahkan ke manajemen, saya juga tak berani berharap banyak sebagai pelatih. Saya masih perlu banyak belajar,” imbuh Widhoro. (Supriyadi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →