Loading...
You are here:  Home  >  Olahraga  >  Artikel ini

5 Atlet Disiapkan di Kejurda Panahan



Reporter:    /  @ 01:09:24  /  16 Oktober 2014

    Print       Email

Atlet panahan Kudus melakukan latihan intensif jelang Kejurda Pelajar di Wonogiri, di Lapangan Olahraga Bae, Kudus. (KOMA / Akrom Hazami)

KUDUS – Pengkab Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kudus telah menyiapkan atlet untuk mengikuti Kejurda Pelajar Jateng di Wonogiri, 19-22 Oktober. Sebanyak empat orang atlet siap berlaga mewakili Kudus.

Ketua Pengkab Perpani Kudus Hadi Sunaryo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan empat orang atlet untuk kejurda. Yakni Aqidatul, Triani Pamungkas, Revita, dan Brilian Riva S untuk kategori Putri. Sedangkan kategori Putra adalah Damar Jati.

”Merekalah yang siap mewakili Kudus di Wonogiri. Mereka merupakan atlet yang telah diseleksi, beberapa waktu sebelumnya,” kata Hadi kepada Koran Muria.  

Atlet itu hampir setiap sore melakukan latihan di Lapangan Olahraga Bae, Kudus. Di antara kesiapan yang dilakukan yakni dengan mengintensifkan latihan lebih keras dibanding sebelumnya.

Perpani telah menyiapkan diri secara keras. ”Latihan fisik sudah dilakukan, serta teknik juga telah ditingkatkan,” ujarnya.

Latihan itu telah dilakukan jauh-jauh hari. Tidak heran, jika sekarang atletnya sudah mengalami perkembangan. ”Sudah ada peningkatan. Baik fisik dan tekniknya. Peningkatannya sangat signifikan,” ujarnya.

Disinggung jadwal latihan yang dilakukan, Hadi menuturkan, latihan yang semula tiga kali dalam sepekan. Kini bertambah menjadi lima hari dalam sepekan. Dengan waktu latihan juga mengalami tambahan. Biasanya, latihan dilakukan sore hari pukul 15.00. Sekarang, latihan dilakukan lebih awal yakni pukul 14.00.

Berkembangnya kemampuan atlet beriringan pula dengan peningkatan skor.  Sebelumnya, atlet memperoleh skor 625. Digenjotnya latihan membuat skor atlet membaik yakni 700-720. Setidaknya, skor itu sudah mendekati dengan skor yang diharapkan pada kejuaran.

Untuk kejuaraan tingkat putri skor biasanya 725. Sedangkan skor putra yakni 800-820. Yang terpenting baginya sekarang adalah pengontrolan mental atlet. Perpani telah berupaya melakukan pelatihan mental seperti try out dan skor. ”Tinggal mentalnya harus melawan diri sendiri,”tambahnya. (Akrom Hazami)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →